Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Daerah Diperbaiki, JM Sekayu Ditutup 10 Hari

Diperbaiki, JM Sekayu Ditutup 10 Hari

Tanggal : Pukul :
693
0
Kepala UPTD PU PR Provinsi Sumsel, di Kabupaten Muba Tarmisi mengungkapkan bahwa rencana perbaikan tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan bulan ini (November). (Foto : Humas Pemkab Muba)

Sekayu, Detik Sumsel – Memperkuat struktur jembatan satu-satunya yang ada di Kota Sekayu, Maka direncanakan pada 17-28 November 2018 mendatang, bakal dilakukan perbaikan secara menyeluruh oleh Dinas PU PR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala UPTD PU PR Provinsi Sumsel, di Kabupaten Muba Tarmisi mengungkapkan bahwa rencana perbaikan tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan bulan ini (November). Selama pengerjaan perbaikan, maka jalan di atas JM bakal ditutup secara menyeluruh.

“Secara teknis demi menghasilkan mutu beton yang maksimal, jika open traffic (jalan dibuka) dikhawatirkan akan terjadi vibrasi pada beton maka hasilnya tidak maksimal,” jelasnya pada Rapat Rutin Forum LLAJ Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Randik, Kamis (1/11).

Dia mengungkapkan, secara teknis mengaharapkan hasil mutu beton yang maksimal, sehingga perlu ditutup total. Selain itu, butuh waktu sepuluh hari dengan metode pelaksanaan yaitu, pembongkaran plat lantai jembatan yang lama, pemasangan perancah dan bekisting pada plat lantai kemudian pekerjaan perbaikan/penggantian baja tulangan pada plat lantai, pekerjaan grouting pada plat lantai jembatan dengan beton mutu tinggi dan dua hari terakhir pengujian hasil perbaikan.

“Beberapa hari kedepan, kami juga akan dilakukan duplikasi jembatan JM, entah sebelah kiri ataupun sebelah kanan JM, “jelasnya.

Menanggapi apa yang disampaikan, Sekda Muba, Drs H Apriyadi MSi mengatakan terkait adanya perbaikan JM Sekayu, Pemkab Muba siap mendukung namun terkait rencana pihak teknisi pekerjaan akan menutup total jalan tentunya jangan sampai, karena bisa menggangu aktifitas masyarakat dari seberang yang akan menuju ke arah Sekayu.

“Jalan di jembatan JM jangan sampai ditutup total, karena pastinya akan menggangu aktifitas masyarakat, gunakan teknologi yang lebih canggih atau cari alternatif lain misalkan saja berkerja di malam hari, sehingga jalan tutup di malam hari saja, atau untuk sementara dipasang jembatan deli, atau juga dibatasi kendaraan dengan tonase yang berat selama pengerjaan tidak boleh melewati jalan tersebut kecuali mobil mini bus atau mobil-mobil kecil yang mengangkut sayur-sayuran, “ujarnya.

Sekda juga meminta kepada pihak Jalan Besar Nasional agar masalah jalan nasional yang rusak sekarang kiranya segera diperbaiki, dimintakan kepada pihak kontraktornya untuk begerak lebih cepat dalam pengerjaan mengingat sudah akhir tahun anggaran. Kemudian untuk jalan longsor tepatnya lokasi di Bailangu Timur agar dialihkan jalan yang baru, terkait pembebasan lahan Pemkab Muba siap bantu selesaikan, namun diminta agar segera dianggarkan pembangunan jalan yang baru.

“Kami juga menyarankan agar tonase kendaraan yang lewat dibatasi, sehingga tidak merusak jalan yang ada dan mengganggu masyarakat,” pungkasnya. (edy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here