Pemprov
Istimewa

Dinkes Lahat Enggan Laporkan Volume Limbah Medis

Lahat, Detik Sumsel – Dinas Lingkungan Hidup Lahat mencatat, hingga akhir Oktober tahun ini, baru pihak RSUD Lahat menyampaikan data terkait jumlah Limbah Medis yang dihasilkan. Baik limbah medis Covid-19, maupun Non Covid. Sedangkan data limbah medis dari Puskesmas, Bidan, Dokter Prakter, dan lainnya, belum diberikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Lahat.

“Data ini penting untuk dilaporkan, karna ini juga jadi tugas kami untuk menyampaikannya ke Kementrian Lingkungan Hidup. Apalagi selama pendemi ini, Kabupaten/Kota sudah diperbolehkan memusnahkan (dibakar red) sendiri limbah medis yang dihasilkan,” kata Kepala DLH Lahat, melalui Kasi LB3, M Chairul Hakim, Minggu (15/11).

Baca Juga :   Anggota DPRD Lahat Terpilih Ditetapkan, Demokrat dan Gerindra Dapat Enam Kursi

Untuk volume limbah medis RSUD Lahat tahun ini meliputi, Januari sebanyak 2,2 ton, Februari 3,4 ton, Maret 416 kg, April 999 kg, Mei 1,79 ton termasuk limbah covid 213 kg, Juni 2,56 ton limbah covid 190,5 kg, Juli 3,3 ton limbah covid 262,5 kg, Agustus 4,219 ton limbah covid 245,1 kg, September 5,116 ton limbah covid 219,1 kg, dan Oktober 5,8564 ton limbah covid 239,7 kg.

“Dari data ini bisa dilihat limbah covid RSUD Lahat, baru dimusnahkan sendiri pada bulan April. Mungkin sebelumnya masih dikategorikan limbah medis biasa,” beber Chairul, disela zoom meeting bersama KLH, Kemendagri, Kapolri, terkait seruan aksi Nasional dan komitmen seluruh Kepala Daerah soal pengelolaan Limbah Medis, Jumat (13/11) lalu.

Baca Juga :   Tim Advokasi Ilyas Panji Alam Laporkan MY Dugaan Kasus Pencemaran Nama Baik

Chairul menjelaskan, sebelum pandemi covid-19 melanda, pengelolaan Limbah Medis diserahkan pada pihak ke 3, mulai dari pengangkutan hingga pemusnahan. Namun kini guna meminimalisir penyebaran virus melalui limbah covid, Pemerintah Daerah dipinta memusnahkan sendiri Limbah Medis dihasilkan, menggunakan mesin insenerator.

“Dalam waktu dekat kami akan kembali mengajak rapat pihak Dinas Kesehatan dan RSUD Lahat. Data ini sangat dibutuhkan, agar komitmen dalam pengelolaan Limbah Medis berjalan sesuai apa yang diinginkan pemerintah pusat,” sampai Chairul. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Fokus Kadin dan Kegiatan Sosial, H Affandi Udji Keluar dari Golkar Sumsel

Palembang, Detik Sumsel– Wakil Ketua DPD Golkar Sumsel bidang Pendidikan dan Cendekiawan, H Affandi Udji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *