Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Dua youtuber pelaku prank sampah usai diteyapkan tersangka oleh Polrestabes Palembang
Dua youtuber pelaku prank sampah usai diteyapkan tersangka oleh Polrestabes Palembang

Dijerat UU ITE, Pelaku Prank Daging Sampah Resmi Tersangka

Palembang, Detik Sumsel. – Edo Putra (25), Youtubers asal Palembang yang membuat konten prank bagi-bagi daging hewan kurban berisi sampah ditetapkan sebagai tersangka. Edo ditetapkan sebagai tersangka bersama satu rekannya, Diky Firdaus (24).

Edo bersama Diky sebelumnya diamankan Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidana Khusus (Pidsus) di kediamannya, di Perumahan Mega Asri Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (1/8) sekitar pukul 19.30 WIB.

Penangkapan keduanya berawal dari anggota Unit Pidsus Polrestabes Palembang melakukan patroli cyber dan menemukan adanya konten prank dari unggahan video di channel Youtube Edo putra Official, berjudul ‘PRANK BAGI BAGI DAGING KE EMAK-EMAK ISINYA SAMPAH #THEREALPRANK’.

Meski video tersebut diketahui settingan, namun penyidik Polrestabes Palembang menilai keduanya telah melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasal 14 ayat 1 dan 2. Video itu dianggap telah meresahkan masyarakat.

“Berawal dari iseng, kedua pelaku ini membuat video prank membagikan daging kurban dengan berisikan sampah kepada emak-emak,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, didampingi Kasat Reskrim AKBP Nuryono dan Kanit Pidsus Iptu Hary Dinar, Senin (3/8).

Anom bilang, dari pengakuan kedua tersangka, dua korban yang ada di dalam video itu merupakan orangtua Edo, satu merupakan ibu kandung dan yang satunya lagi merupakan ibu angkat. Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu satu buah handphone merk Xiomi dan baju kaos warna kuning yang dipakai Edo saat membuat video tersebut.

“Kedua pelaku ini mengaku korban prank-nya adalah ibu kandung dan ibu angkatnya. Meski demikian, penyidik akan tetap menjerat kedua pelaku dengan UU ITE dengan pasal 14 ayat 1 dan 2, hukuman penjara setinggi-tingginya 10 tahun,” tegas Anom.

Sementara itu, Edo mengatakan, bahwa pembuatan video itu berawal dari iseng. Mereka pun mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi pembuatan video prank yang meresahkan masyarakat. “Saya menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi,” kata Edo.

Sedangkan Diky, mengatakan bahwa perannya dalam video tersebut cuma sebagai kameramen. “Saya cuma kameramen yang mengambil gambar video,” ujarnya. Video berdurasi 11 menit 56 detik berjudul ‘PRANK BAGI BAGI DAGING KE EMAK-EMAK ISINYA SAMPAH #THEREALPRANK’, diunggah akun youtube Edo putra Official bertepatan pada hari raya Idul Adha, Jum’at (31/7).

Setelah diupload, video ini langsung viral di media sosial dan mendapat kecaman dari berbagai pihak. Awal video itu, nampak Edo Putra bersama seorang rekannya menjelaskan akan membuat sebuah konten prank.

Dimana mereka dengan sengaja mengumpulkan sampah ke dalam dua kantong plastik, yang dianggap sebagai daging hewan kurban. Setelah itu, keduanya pun mulai berkeliling menggunakan sepeda motor mencari target prank. Sampai pada akhirnya, mereka menghampiri seorang ibu yang tengah menyapu di teras rumah.

“Kebetulan Bu ini ada rezeki, ada paket yang isinya daging sekitar 5 kilogram. Tapi jangan dibuka dulu ya Bu sebelum saya pergi,” kata Edo, di dalam video tersebut.

Begitu pula dengan korban prank kedua, bahkan ulah youtuber dengan 11 ribu lebih subscriber ini membuat korban keduanya marah. Hanya saja, menjelang akhir video mereka kembali mendatangi kedua korban prank tersebut.“Masih muda sudah menipu orangtua. Berdosa kamu,” kata salah satu ibu yang menjadi korban prank.(vot)

About Poetra

Check Also

Musnahkan 5,7 juta batang rokok ilegal beserta ribuan barang lainnya di Kantor Bea Cukai Palembang, Rabu (23/9)

Musnahkan Jutaan Rokok dan Barang Ilegal, Negara Rugi 2,7 Milyar 

Palembang, Detik Sumsel,- Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur musnahkan 5,7 juta batang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *