Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Kriminal Diduga Gandir, Napi Lapas Merah Mata Tewas Tergantung Dikamar Mandi

Diduga Gandir, Napi Lapas Merah Mata Tewas Tergantung Dikamar Mandi

Tanggal : Pukul :
279
0
Diduga Gandir, Napi Lapas Merah Mata Tewas Tergantung Dikamar Mandi
Ilustrasi

Palembang, Detik Sumsel — Narapidana yang mendekam di Lapas Merah Mata Palembang dikejutkan dengan ditemukannya salah satu penghuni Lapas tewas tergantung didalam kamar mandi Lapas Rabu (29/4)

Napi tersebut diketahui bernama Supriyadi yang dihukum dalam kasus Narkoba. Jasad Supriyadi pertama kali oleh Okim seorang tamping register yang hendak ke kamar mandi tapi dalam kondisi terkunci.

“Saya mau kekamar mandi hendak buang sekitar pukul 09.00 WIB tapi kamar mandinya dalam kondisi terkunci. Lalu saya panggil Ijal teman saya sesama tamping kami intip dan melihat ada korban dalam kamar mandi,” ujarnya.

Baca Juga :   Disaksikan Pemiliknya, BNN Sumsel Blender 35 Kg SS Serta 34 Ribu Butir Ekstasi

Korban dipanggil oleh Ijal dan Okim namun korban tidak menyahut dan tidak adanya aktivitas di dalam kamar mandi.

“Selama setengah jam kami tunggu diluar tapi dia tidak keluar jadi kami memanggil dua teman ramping lainnya Tole dan Danil untuk mengintip dan melihat korban tidak berubah posisi sejak awal mengintip,” katanya.

Karena curiga saksi pun melaporkan kejadian ke petugas dan segera menyampaikan perihal ini kepada Kabid Adm Kamtib, Ka Kplp dan Kasi Perawatan Narapidana serta petugas lain.

Baca Juga :   Pengacara Ditemukan Tewas di Kamar Kos

“Setelah itu petugas Lapas melaporkan kejadian ke Kalapas dan pihak kepolisian,” jelansya.

Sementara itu, Kapolsek Sako, AKP Rizka Aprianti melalui Kanit Reskrim Iptu Yundri membenarkan adanya penemuan mayat di kamar mandi Lapas Kelas I Merah Mata Palembang yang diketahui bernama Supriyadi.

“Benar kita mendapatkan laporan dari Lapas Kelas I Palembang mengenai penemuan mayat tersebut. Anggota bersama piket SPKT Polrestabes dan anggota Indentifikasi Polrestabes Palembang langsung mendatangi untuk melakukan investigasi dan olah TKP, kemudian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tandasnya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here