Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Diduga Dianiaya, Bocah Berusia Dua Tahun Ditemukan Tewas Tergantung

Diduga Dianiaya, Bocah Berusia Dua Tahun Ditemukan Tewas Tergantung

Tanggal : Pukul :
514
0
Tempat penemuan mayat balita berusia dua tahun yang tewas diduga dianiaya

Palembang, Detik Sumsel — Diduga jadi korban penganiayaan PR seorang balita yang baru berusia dua tahun ditemukan meninggal dengan posisi tergantung di jendela rumahnya di Jalan Lunjuk Jaya, Gang Poli Indah, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I pada Rabu (6/2) kemarin.

Jasad orok anak pasangan Edi Siswanto (38) dan Nuraini (30) ini pertama kali ditemukan oleh bibik nya Meri (28) yang sekitar pukul 15.30 WIB dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Melihat keponakan terbujur kaku dalam keadaan tergantung mengejutkan Meri. Dengan tergesa – gesa wanita tunarunggu ini langsung membawa PR ke rumah Ibunya (nenek korban) yang berada persis didepan rumah korban.

“Meri lari gendong PR ke luar rumah, dengan bahasa isyarat dia kasih tau kalau Putri sudah meninggal,”ujar Siti nenek korban (52) Bibik korban saat ditemui dikediamannya Jumat (8/2) siang.

Saat dibangunkan dengan cara digoyang goyangkan PR sudah tidak bergerak memberi respon.

“Sempat kami urut urut dan diberi pertolongan dengan nafas buatan, lalu dibawa ke Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang tapi Pr sudah meninggal,”jelasnya.

Keluarga tidak berspekulasi mengenai kematian PR. Usai meninggal PR dibawa kembali ke rumah dan dikuburkan esok harinya, Kamis kemarin.

“Kemarin sudah dikuburkan dipemakaman umum Puncak Sekuning jam sepuluh pagi,”bebernya.

Dokter Forensik Rumah sakit Bhayangkara, dr Mansuri SpF mengatakan dari hasil pemeriksaan memang ditemui tanda-tanda kekerasan dari benda tumpul, di bagian leher korban.

Namun untuk kasus kekerasan seksual tidak ditemukan. Cuma pemeriksaan bagian luar saja.

“Diduga ada jeretan di leher. Nah untuk kasus kekerasan seksual tidak ditemukan karena cuma dilakukan pemeriksaan luar saja, karena keluarga menolak. Namun hasil labornya masih dicek apakah ada tanda kekerasan,”terangnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here