Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Kriminal Diduga Bangunkan Sahur dengan Pengeras Suara, Marbot Masjid Dikeroyok

Diduga Bangunkan Sahur dengan Pengeras Suara, Marbot Masjid Dikeroyok

Tanggal : Pukul :
11603
0
Diduga Bangunkan Sahur dengan Pengeras Suara, Marbot Masjid Dikeroyok
Dayu Anggi Saputra marbot masjid Al Saleh yang dikeroyok sejumlah orang diduga tidak senang dengan aktivitas masjid yang membangunkan sahur melalui pengeras suara

Palembang, Detik Sumsel — Aksi pengeroyokan marbot masjid Al Saleh, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang yang terekam kamera CCTV masjid hingga viral di media sosial pelakunya diduga lima orang pemuda.

Aksi pengeroyokan tersebut di latarbelakangi ketidak sukaan dengan kegiatan di masjid Al- Saleh karena aktif membangunkan orang sahur setiap harinya menggunakan pengeras suara. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi Rabu (20/5/20) sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban Dayu Anggi Saputra menuturkan pengeroyokan terjadi didalam masjid pelaku yang datang berjumlah tujuh orang. Mereka datang sambil marah-marah dengan  menendang kotak sampah sampai rusak.

Baca Juga :   Dua Koruptor Jalan Atung Bungsu Diganjar 4 Tahun Penjara

“Kami membangunkan sahur, nah mereka  datang sambil marah mereka mengatakan ‘ jadilah bangungke sahur itu kami ringam mereka juga menedang kotak sampah yang ada diluar masjid,”katanya Jum’at (22/5).

Dikatakan Dayu, permasalahannya yang pasti mereka tidak senang karena membangunkan sahur dengan menggunakan pengeras suara, menurut  mereka itu mengganggu. Padahal yang dibunyikan adalah syair agar ada ciri khasnya malah mereka tidak senang dengan kami.

“Sebelumnya kejadian Rabu ada dua orang kami tau namanya Memet ia bersama Wak datang ke masjid masuk ke masjid menggunakan sendal. Dengan marah-marah tidak jelas dengan kami,”bebernya.

Baca Juga :   Terlibat Penodongan, Resedivis Pembunuhan Ini Merintih Ditembak

Lebih lanjut dikatakan Dayu ia bersama kakaknya didatangi tujuh orang. Tapi yang ikut mengeroyok hanya lima orang yang duanya hanya melerai kami, kalau lihat kondisi mereka sedang pengaruh minuman.

” Pas ada warga yang memisahkan kami bahwa orang tersebut habis minuman-minuman, mereka warga sini semua yang sering main gaplek didepan masjid ini. Karena rumah mereka dekat semua,” ungkapnya.

Dari kejadian ini korban sudah melaporkan ke pihak yang berwajib, untuk sementara para pelaku ini sudah tidak ada disini mungkin karena ketakutan sudah laporkan. Mudah-mudahan peristiwa ini tidak terjadi lagi.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here