Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Dibawa ‘Bos Kecil’, Empat Anjal Nyasar di Indralaya

Dibawa ‘Bos Kecil’, Empat Anjal Nyasar di Indralaya

Tanggal : Pukul :
97
0

Indralaya, Detik Sumsel— Empat orang anak jalanan (anjal) yang mengaku berasal dari Kota Palembang ‘nyasar’ di Kabupaten Ogan Ilir, tepatnya di Indralaya. Keempatnya diamankan oleh petugas Pol PP Ogan Ilir dan diserahkan ke Dinas Sosial Ogan Ilir pada Rabu (6/11). Selanjutnya, keempat anak ini itu diserahkan ke Polres OI.

Empat anak jalanan tersebut atas nama Wati binti Muhsin (13) pelajar kelas V SDN 27 Kertapati, Endri bin Palah (11) kelas III SDN 195 Simpang Sungki, Farel bin Yanto (10) kelas 3 SDN 208 Kelurahan Kemang Kertapati, dan Erlan bin Palah (12) kelas 5 SD di Simpang Sungki.

Berdasarkan cerita keempat anak tersebut dibawa ke Ogan Ilir pada tanggal 4 November lalu sekitar pukul 20.00 wib oleh seseorang bernama Billy, yang mereka sebut bos kecil dengan menggunakan mobil truk. Setelah sampai di Indralaya mereka dipaksa turun.

“Pukul 20.00 malam Senin kemarin kami dibawa oleh Bos Billy naik truk, sampai ke Indralaya kami diturunkan dan setiap jam 20.00 malam Bos Billy datang meminta setoran uang,” ujar Wati kepada awak media.

Sementara itu, Kadinsos OI melalui Kabid  Pelayanan Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial, Hj Sri Minarni, mengaku pihaknya setelah mendapat laporan, segera menurunkan petugas ke lapangan untuk menindak lanjuti laporan dari masyarakat.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, langsung kami tindak lanjuti dengan menurunkan petugas dan akhirnya diamankan dulu di Kantor Dinsos OI dan nantinya akan diteruskan ke Polres OI,” ujar Sri Minarni.

Saat pengamanan oleh petugas dan dibantu pihak Pol PP OI,  mereka sedang berada di depan salah satu supermarket yang ada di TPI dan pihaknya juga sudah memberikan laporan kepada Dinas Sosial Kota Palembang dan Sumsel untuk menindak lanjutinya. (AL)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here