Iklan
Pemprov

Diancam dengan Senpira, Satpam PT Mar Banyuasin Lapor Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Merasa jiwa nya terancam dengan ancaman senjata api, membuat Cikmit (32) warga Jalan Trans Pulau Rimau Dusun II Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin ini mendatangi Mapolda Sumsel. Kedatangan nya tak lain untuk melaporkan Jaka (29) yang telah melakukan pengancaman.

Dihadapan petugas Cik Mit menceritakan kejadian pengancaman tersebut dilakukan oleh Jaka pada Jumat (14/9) kemarin. Berawal dari PT Mar Banyuasin yang dijaga nya sering terjadi pencurian pupuk dan pelaku nya tak lain adalah Jaka.

Baca Juga :   Nyambi Jual Narkoba, Satpam Bank BRI Ditangkap

“Karena sering kehilangan pupuk pelaku nya Jaka, saya pun mendatangi rumah Nanang Kepala Satpam PT Mar di Desa Banjar Blok D Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin. Untuk menyelesaikan permasalahan atas kehilangan pupuk tersebut,”katanya usai membuat laporan Rabu (19/9).

Saat dirinya berada dirumah Nanang, datanglah Jaka bahwa dirinya mengambil pupuk disuruh Mulazim dengan nada marah lalu Jaka pun berdiri sambil mengacungkan senjata api rakitan kearah Cik Mit.

“Saya berusaha merebut sanjata api itu dari tangannya dan kami pun ribut dan dipisahi oleh Nanang dan senjata api itu berhasil direbut dari tangannya, saya pun langsung memberikan kepada Nanang,”bebernya.

Baca Juga :   Tak Lagi Jadi Kades, Adnan Nekat Antar Sabu Dari Aceh ke Palembang

Setelah kejadian itu, Jaka pun melaporkan Cik Mit di Polres Banyuasin dengan tuduhan pengeroyokan. Padahal Cik Mit yang sudah jadi korban pengancaman.

“Yang jadi korban pengancaman itu kan saya. Tapi kenapa dia yang melaporkan saya. Saya pun melaporkan balik Jaka ke Polda Sumsel dan berharap agar polisi segera memproses dan menangkap Jaka dalam kasus pengancaman dan pencurian,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Oknum ASN Pemprov Sumsel Ditangkap Sedang Pesta Sabu

Palembang, Detik Sumsel — Anggota Reskrim Polsek Sukarami menangkap empat orang yang sedang pesta sabu. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *