Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
BANK INDONESIA
BANK INDONESIA
Beranda Daerah Di OKI Harga Bawang Putih Naik Meroket

Di OKI Harga Bawang Putih Naik Meroket

Tanggal : Pukul :
388
0
Dinas Perdagangan Kabupaten OKI bersama Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra saat melakukan sidak di pasar tradisional yang ada di Kabupaten OKI

Kayuagung, Detik Sumsel — Harga bawang putih di Pasar Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengalami kenaikan lebih dari 100 persen.

Dari pantauan dilapangan, Senin (6/5) harga semula Rp40 ribu per kilogram, namun hari pertama Ramadan mengalami kenaikan capai Rp 90 ribu hingga Rp100.000 per kilogram. Bukan hanya bawang putih, bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp32 ribu per kilogram menjadi Rp40 ribu perkilogram.

Tim gabungan dari Dinas Perdagangan Kab OKI, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (KPTPH) Kab OKI bersama dengan Polres OKI melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga-harga kebutuhan pokok, di Pasar Kayuagung.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, Sudiyanto Djakfar, dan Dinas KPTPH OKI turun langsung mengecek ketersediaan dan harga pangan di pasar.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM, mengatakan, sidak pasar ini memantau harga pangan, apakah ada harga kebutuhan pokok yang dijual tidak sesuai dengan harga umum. Kenaikan harga kebutuhan pokok setiap bulan puasa dan lebaran selalu naik dan memang banyak faktor yang membuat kenaikan harga.

“Harga sembako dari sidak ini naiknya berpariasi, tetapi tidak naik sekali, tidak ada monopoli. Tujuannya sidak tim gabungan ini agar masyarakat tidak berat dengan harga,”tuturnya.

Sementara itu, Kadin Perdagangan, Sudiyanto Djakfar menjelaskan, untuk kenaikan harga kebutuhan pokok memang ada kenaikan tetapi memang dari agennya. Sedangkan untuk pasokannya banyak dan mencukupi. Mungkin minggu depan harga akan lebih turun. Apabila ada kenaikan harga yang begitu signifikan, akan berkoordinasi dengan tim satgas pangan.

“Kenaikan harga pangan memang sudah biasa diawal-awal puasa tetapi setelah itu akan stabil kembali. Untuk stoknya banyak tidak ada kekurangan,” terangnya.(Iyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here