KPU Sumatera Selatan

Di Lapor Menculik, Oknum Polisi ini Lapor Balik laporan Palsu

0
538
Afrido Dzikrullah anggota polisi, Saat melapor kan laporan palsu di SPKT Mapolresta Palembang. F:Poetra/Detik Sumsel
Afrido Dzikrullah anggota polisi, Saat melapor kan laporan palsu di SPKT Mapolresta Palembang. F:Poetra/Detik Sumsel

Palembang, Detik Sumsel,- Tak terima dilaporkan melakukan penculikan, Afrido Dzikrullah (23), anggota polisi yang tinggal di Komplek Griya Harapan A Blok 5 RT 72 RW 28 Kelurahan Sako Kecamatan Sako, Selasa (4/9) mendatangi SPK Polresta Palembang untuk melaporkan ‘SS’ (30) seorang wanita yang menurut pelapor diduga membuat laporan palsu ke Polda Sumsel.

Dengan, didampingi Kuasa Hukumnya, Rohman Hasyim SH dan rekan, ya” terpaksa kita melaporkan SS karena isi laporan wanita tersebut di Polda Sumsel sudah menyudutkan klienya .

Menurut cerita korban saat membuat laporan, dirinya tidak senang karena dalam laporan ‘SS’ tersebut berisikan tuduhan jika dirinya sudah melakukan perbuatan pidana dengan menculik dan menganiaya serta pengancaman terhadap adik terlapor berinisial ‘MR’ yang mengakibatkan nama baiknya tercemar.

Padahal kondisi sebenarnya, lanjut pelapor melalui kuasa hukumnya di peristiwa, Kamis lalu itu (30/8/2018) bukan seperti laporan terlapor di Polda Sumsel, melainkan waktu itu pelapor bertemu ‘SS’ di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Basuki Rahmat.

“Disana klien saya bertemu terlapor. Karena terlapor meminta untuk diantarkan ke sebuah hotel di kawasan Rajawali. Niat ingin menolong klien saya lantas mengantar terlapor ke lokasi tersebut. Disana ternyata sudah menunggu teman terlapor lainnya dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap klien saya,” tutur Kuasa Hukum pelapor.

Masih kata Rohman, kliennya sempat ingin memberikan perlawanan dengan mengaku jika ia seorang polisi. Namun salah satu teman pelapor malah semakin geram dan mengatakan jika mereka merupakan keluarga dari petinggi kepolisian di republik ini yakni, Kapolri.

“Mendengar itu, klien saya lantas terdiam hingga tidak berani melakukan perlawanan. Terlapor dan teman-temannya semakin bringas mengeroyoki klien saya, yang saat itu hanya pasrah tidak bisa berbuat untuk melawan,” jelasnya.

Setelah itu, pelapor bersama supirnya berhasil melarikan langsung membawa mobilnya menjauh dari para pelaku rekan terlapor. Ditengah perjalanan, ternyata mobil yang ditumpangi pelapor terlibat kecelakaan tunggal menabrak warung-warung yang berlokasi di kawasan Jalan Bangau Palembang.

“Mengetahui, mobil klien saya tabrakan, para pelaku tadi langsung merapat ke lokasi tempat klien saya kecelakaan. Disana mereka (pelaku) terus mengeroyoki klien saya hingga klien saya mengalami beberapa luka lebam disekujur tubuhnya,” katanya.

Beruntung, dilokasi nyawa pelapor bisa diselamatkan setelah saat kejadian ada petugas kepolisian yang sedang berpatroli melerai keributan pelapor dengan para pelaku tersebut.

“Adanya laporan yang dibuat terlapor di Polda Sumsel tersebut sudah mencemarkan nama baik klien saya, sehingga klien saya memutuskan untuk melaporkan balik wanita itu ke Polresta Palembang,” tutupnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan tersebut. “Kini pelapor sedang dimitai keterangan unit Reskrim untuk dimintai keterangan lebih lanjut tutupnya.(vot)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here