Detik
Staf khusus Gubernur Sumsel KH Amiruddin Nahrawi bersama duta besar Rusia

Di Forum Regional Diplomatic Meeting, Cak Amir Ajak Negara Sahabat Investasi di Sumsel

Denpasar, Detik Sumsel- Staf khusus Gubernur Sumsel KH Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa Cak Amir mengajak negara sahabat untuk berinvestasi di Sumatera Selatan. Ajakan tersebut, dilontarkan Cak Amir saat memberikan pendapat di hadapan anggota DPD RI se-Indonesia, perwakilan daerah dan duta besar negara sahabat dalam Regional Diplomatic Meeting (RDM) di Bali, beberapa waktu lalu.

“Sumsel punya potensi dan kemudahan, silahkan untuk investasi di Sumsel,” kata Cak Amir yang menjadi satu-satunya perwakilan pemerintah provinsi se-Indonesia yang memberikan tanggapan bersama enam senator lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Amir yang juga menjabat sebagai bendahara LDNU pusat ini mengkritisi keberadaan Free Trade Agreement (FTA) Center. Menurutnya Sumsel sangat siap seperti daerah lainnya yang sudah lebih dahulu keberadaan FTA.

“Untuk FTA Centre Sumsel bersedia karena Sumsel, khususnya Palembang juga punya potensi dan kemudahan seperti di Jatim misalnya,” ungkap tokoh asal Madura ini.

Baca Juga :   Apresiasi Satgas TMMD Yang Bekali Wasbang Kepada Anggota Pramuka

Diketahui, DPD RI menggelar acara Regional Diplomatic Meeting (RDM) di Bali. Acara tersebut merupakan salah satu upaya DPD RI dalam perwujudan pembangunan daerah. Dimana dalam acara tersebut, perwakilan daerah akan bertemu dengan perwakilan negara sahabat untuk menarik investasi di daerah.

Ketua DPD RI, Oesman Sapta, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam bidang investasi. Daerah memiliki produk-produk unggulan yang dapat dijual ke luar negeri. Melalui RDM yg diinisiasi oleh Badan Kerja Sama Parlemen (DPD) RI, daerah dapat menjalin kerja sama langsung dengan negara-negara sahabat untuk memasarkan produk-produknya. Salah satu tujuan dari RDM adalah meningkatkan pertumbuhan yang berkualitas melalui pemerataan hasil-hasil pembangunan ke semua daerah dalam rangka mengatasi disparitas sosial ekonomi.

Baca Juga :   Rehab Rumah Hanik, TNI Satgas Mulai Pasang Bata Dinding

“Di era globalisasi saat ini, dalam rangka percepatan pembangunan daerah, kita perlu menjalin hubungan kemitraan yang luas dengan berbagai negara,” ucap Oesman Sapta.

Oesman Sapta mengajak para duta besar yang hadir untuk turut serta dalam pembangunan di daerah. Menurutnya, di daerah banyak peluang-peluang baru yang bisa dikerjasamakan dengan pelaku bisnis dari masing-masing negara. DPD RI juga mendorong terbangunnya kerja sama bukan hanya antar negara, tetapi juga antar pemerintah daerah, dalam bentuk sister provinces dan sister city.

“Dalam era keterbukaan saat ini, penting untuk menjalin kolaborasi dengan mitra-mitra di luar negeri untuk bersama-sama mengambil manfaat dari hubung an ekonomi, perdagangan, sosial budaya, teknologi, dan sebagainya,” Imbuhnya. (Wira) 

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Red

Avatar

Check Also

Penjualan Mobil Bekas Mulai Merangkak Naik Hingga 50 persen

Palembang, Detik Sumsel – Sejak penerapan New Normal, penjualan mobil bekas mulai merangkak naik. Diawal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *