Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Lahat, Limrah Naufan. Foto Istimewa.

Developer di Lahat Enggan Serah Terima Bangunan Ke Pemda

Lahat, Detik Sumsel — Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Lahat membeberkan, sebanyak 45 Pengembang Perumahan atau Depeloper yang ada di Kabupaten Lahat, belum ada satu pun yang menyerahkan fasilitas umum kepada Pemkab Lahat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Lahat, Limrah Naufan ST, melalui Kabid Gedung dan Perumahan, Harry Umar Syarif ST MM mengatakan, dengan belum ada satupun depeloper melakukan serah terima perumahan untuk menjadi fasum kepada Pemda. Pihaknya tidak dapat melakukan pembangunan fasilitas untuk masyarakat, di kawasan perumahan tersebut.

Baca Juga :   Kejari Tunggu Hasil Pengembangan Kasus Korupsi Pagar Makam

“Bahkan ada 1 depeloper pegang lebih dari satu perumahan. Mereka (depeloper) belum ada yang diserahkan ke Pemda untuk jadi Fasum, padahal sudah cukup banyak masyarakat yang meminta,” ujarnya Jumat (16/10).

Didampingi Kasi Perencanaan, Antoni Hakman SE mengatakan, syarat untuk melakukan serah terima dari pengembang ke Pemda, pengembang atau depeloper hanya membuat prooposal pengajuan ke Pemda untuk serah terima. Jika sudah serah terima, Pemda bisa membantu untuk melakukan pembangunan fisik seperti jalan aspal, SPAL dan lain lain di kawasan perumahan tersebut.

Baca Juga :   Borong Kursi Poltekpar, Dua Sekawan Ditipu Rekan Bisnis 50 Juta

“Yang buat proposalnya depeloper, masyarakat dorong depeloper untuk serah terima jadi Fasum,” jelasnya.

Lanjut Antoni, apabila telah dilakukan serah terima dari pengembang ke Pemda, Pemda akan membuat tim termasuk Dinas untuk turun ke lapangan melihat site plan. Apakah bisa dilakukan pembangunan seperti jalan, lampu dan lainnya, meskipun harus melalui rangkaian panjang.

“Kita tidak tahu kepentingan depeloper kenapa tidak mau serahkan ke Pemda, yang jelas kita (Pemda) welcome selagi masyarakat setuju,” sampainya. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *