Detik
Ketua Pelaksana OPD Cup, Hendri Zainuddin. (Istimewa)

Demi Sriwijaya FC, HZ Rela Lakukan Hal Ini

Palembang, Detik Sumsel – Sriwijaya FC hampir saja gagal mengikuti kompetisi liga 2 2019. Penyebabnya adalah tunggakan hutang kepada pemain lama dengan nilai total Rp 3 Miliar. Bersyukur sudah ada dana talangan yang menyelamatkan Sriwijaya FC.

Direktur Utama PT SOM Asfan Fikri Sanaf menyatakan Klub butuh dana besar untuk terus berlangsung.

“Solusinya cuma satu, kita cari pinjaman ke pihak ketiga. Alhamdulillah, pak Hendri Zainuddin dengan penuh keikhlasan memberikan dana talangan Rp 3 Miliar untuk melunasi hutang ke pemain,” tegas Asfan.

Baca Juga :   Perkuat Silaturahmi Melalui Olahraga Badminton

Sebelumnya sempat mencuat informasi para pemain tersebut melaporkan perihal tersebut ke Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), lantaran tidak mendapat titik temu dengan Manajemen lama. Selanjutnya APPI beberapa kali berkirim surat ke PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pemilik Sriwijaya FC. Mengalami kebuntuan, akhirnya APPI membawa kasus ini ke pengadilan. Ancamannya adalah Sriwijaya FC dilarang berkompetisi di liga 2 2019 apabila gagal menyelesaikan persoalan tersebut.

PT SOM sebenarnya sempat memberi solusi melalui dana subsidi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun PSSI mengingatkan Sriwijaya FC bahwa kewajiban kepada pemain tidak ada hubungan langsung dengan dana subsidi yang belum turun. Artinya PSSI meminta Sriwijaya FC melunasi hutang ke pemain tanpa menunggu dana subsidi PSSI.

Baca Juga :   Beri Dukungan Penuh, Percayakan pada Manajemen dan Pelatih

Situasi ini jelas sangat memberatkan, mengingat biaya untuk pelunasan tersebut sangatlah besar. Belum lagi klub harus terus berjalan sembari merekrut tim untuk menjalani kompetisi liga 2 2019. (iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Diduga Dibunuh As Ditemukan Tewas dengan Luka Tusukan Disekujur Tubuh

Lahat, Detik Sumsel — Sesosok mayat pria berbadan gumpal tanpa identitas, diduga korban pembunuhan, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *