Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Hari Guru
Tukang ojek menunggu penumpang di depan kantor Pasar Jarai. Foto Istimewa.

Dampak Covid 19, Pendapatan Tukang Ojek Turun Drastis

Palembang, Detik Sumsel — Proses belajar mengajar siswa, SD, SMP dan SMA, melalui daring (dalam jaringan) selama Covid 19, ikut berimbas ke para tukang ojek, dan angkot di Kecamatan Jarai Area, Kabupaten Lahat. Dimana pendapatan tukang ojek mengalami penurunan pendapatan hingga 70 persen.

“Sangat berimbas pendapatan kami selama pandemi corona ini. Untuk biaya minyak saja kadang tidak cukup, malah kebanyakan tekor,” ujar Hendri (44) salah seorang tukang Ojek, di pangakalan ojek Pasar Jarai, Jumat (20/11).

Baca Juga :   Terima Bantuan APD dan Sembako, Fitri Himbau Nakes untuk Tetap Semangat

Hendri mengatakan, hasil dari mengojek di hari biasa bisa mencapai Rp 90 ribu – Rp 100 ribu per hari karena kebanyakan penumpangnya anak sekolah. Namun kini sejak Covid-19, menurun hampir 70 persen menjadi Rp 30 ribuan per hari.

“Karena sekolah libur belajar melalui daring, sudah banyak teman-teman tukang ojek beralih profesi jadi petani dan buruh bangunan,” ujarnya, Jumat (20/11).

Sementara, Itoh (50) salah satu sopir angkot, rute Pagar Alam – Jarai menuturkan, tidak bisa mencari alternatif kerja lain, lantaran menurutnya pekerjaan baik jasa angkot travel, dan jual beli juga terdampak akibat wabah Covid-19.

Baca Juga :   Kantor BPMPT Muara Enim Dilalap Api

“Mau beralih ke kerja yang lain sama juga, berjualan misalnya, pembeli sepi, makanya saya tetap nyopir ini, karena kerjaan lain juga terdampak,” ujarnya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Dilakukan Penyelaman, Tim SAR Berhasil Temukan Tubuh Serang TB Atlas

Palembang, Detik Sumsel — Tidak sampai 24 jam tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan tubuh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda