PT KAI Menangkan Perkara Aset Tanah di Lahat

- Selasa, 23 Mei 2023 | 21:03 WIB
Stasiun kereta api di Lahat (istimewa) (istimewa )
Stasiun kereta api di Lahat (istimewa) (istimewa )

Lahat, Detiksumsel.com -- Pengadilan Tinggi (PT) Palembang memenangkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atas upaya hukum banding dari gugatan kepemilikan tanah oleh 18 orang penggugat.

Gugatan tersebut atas tanah perusahaan sepanjang 900 x 60 M yang berlokasi di kantor Stasiun Sukacinta, Desa Suka Marga, Desa Payo, Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

Manager Humas PT KAI Divisi Regional III Palembang, Aida Suryanti menuturkan, perkara gugatan perdata ini sebelumnya telah dimenangkan PTKAI terhadap 18 orang Penggugat di Pengadilan Negeri Lahat, dengan Perkara Nomor 6/Pdt.G/2022/PN Lht yang bergulir sejak 1 September 2022 lalu . 

Dimana sebelumnya, PN Lahat pada 29 Desember 2022 lalu, juga telah memutuskan memenangkan PT KAI (Persero) Divre III Palembang.

"PN Lahat sebelumnya juga telah memenangkan PT KAI. Karena para penggugat tidak dapat membuktikan dasar hukum kepemilikan, meskipun para penggugat menganggap mereka telah menguasai tanah selama 20 Tahun atau lebih," ungkapnya.

Aidah menambahkan, dalam persidangan, pelindung mampu menunjukkan atas hak atau bukti kepemilikan PT KAI (Persero) yaitu Grondkaart dan Sertifikat Hak Guna Bangunan yang dinyatakan sah secara hukum dan memiliki kekuatan hukum. 

Yang mana PT KAI (Persero) memiliki aktiva tetap berupa aset tanah tersebut, berdasarkan Grondkaart Nomor 28 dan 29 Tahun 1924, & HGB Nomor 02 tahun 2019, 04 tahun 2019 dan 20 tahun 2019.

“Hasil putusan PT Palembang 28 Maret 2023 lalu, penguatan putusan Pengadilan Negeri Lahat Nomor 6/Pdt.G/2022/PN Lht. Sampai saat ini para penggugat tidak melakukan upaya hukum lanjutan. Artinya putusan tersebut sudah Inkracht,” tegasnya.

Aidah menambahkan, dengan menangnya PT KAI (Persero) dalam perkara ini, tentunya akan menambah semangat juang untuk mengembalikan aset negara yang masih berada di tangan oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Selain itu akan dapat mengubah persepsi masyarakat tentang Grondkaart. Karena masih timbul persepsi yang berbeda pada sebagian masyarakat akan kekuatan hukum Grondkaart, yang mengakibatkan sering terjadi konflik kepemilikan," tutup Aida. (Heru)

Editor: Larassati

Tags

Terkini

PT KAI Menangkan Perkara Aset Tanah di Lahat

Selasa, 23 Mei 2023 | 21:03 WIB
X