Gran Fondo
Pelaku pencurian getah karet saat diamankan di Mapolsek Gelumbang

Curi Getah Karet, Kuli Bangunan Ini Diciduk Polisi 

Prabumulih, Detik Sumsel – Exsi Dinata (22), warga Desa Sebau, Dusun III, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim ini terpaksa harus meringkuk dalam tahanan sementara Polsek Gelumbang. Pelaku diringkus polisi saat bekerja sebagai kuli bangunan di sebuah rumah milik warga di Desa Sebau pada Rabu (21/11).

Pelaku ditangkap lantaran terlibat kasus pencurian getah karet sebanyak 47 keping milik tetangganya yakni Frendy Diansyah (26). Akibat ulahnya itu korban harus mengalami kerugian hingga Rp. 22 juta.

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian itu dilakukannya pada Minggu, 15 April 2018 lalu. Saat itu, rumah korban dalam keadaan kosong. Pelaku yang beraksi seorang diri ini masuk ke dalam gudang tempat penyimpanan getah karet yang berada di belakang rumah korban.

Baca Juga :   Koalisi Anti Perusakan Hutan Tolak Sidang Komisi Penilai Amdal

Dengan bermodalkan pisau, pelaku kemudian merusak jaring yang menutupi gudang. Dengan leluasa pelaku menggasak puluhan keping getah karet milik korban.

“Aku tergiur jingok getah karet milik korban. Oleh tedesak butuh duit jadi tepakso maling gerah karet itu,” ujar pelaku kepada penyidik.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi mengungkapkan, pihaknya sudah lama melakukan penyelidikan terkait laporan korban. Setelah melakukan pengembangan akhinya petugas berhasil mengetahui identitas pelaku.

Baca Juga :   Buat Tema Unik HUT Korpri, OPD Siap-siap Terima Hadiah

“Pelaku ditangkap saat bekerja sebagai kuli bangunan. Tanpa perlawanan pelaku langsung kita amankan untuk kemudian disidik lebih lanjut,” ungkap Indrowono.

Lebih lanjut Indrowono menegaskan,  pihaknya tengah melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap pelaku. Selain pelaku, turut diamankan barang bukti satu keping getah karet, satu unit sepeda motor, jaring dan terpal untuk menutup getah karet serta satu potong celana pendek yang digunakan pelaku saat beraksi.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,” pungkasnya. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Erizal Wandi

Avatar

Check Also

Investasi Melebihi Target, OKI Diganjar Reward

Kayuagung, Detik Sumsel — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *