Pemprov
Kepala Cabang Mobil 88 Palembang, Andreas Agil saat memberikan penjelasn pada costumer
Kepala Cabang Mobil 88 Palembang, Andreas Agil saat memberikan penjelasn pada costumer (Maya/detiksumsel.com)

City Car Low Dominasi Penjualan Mobil Bekas

Palembang, Detik Sumsel – Meskipun 2019 lalu merupakan tahun politik, tapi tidak memberikan pengaruh terhadap penjualan mobil bekas.

Bahkan bila dibandingkan tahun 2018, penjualan mobil bekas ditahun 2019 justru mengalami peningkatan sebesar 20 persen dengan rata -rata penjualan sebanyak 25 unit perbulan.

Tingginya penjualan mobil bekas ini jelas kepala Cabang Mobil 88 Palembang, Andreas Agil karena pihaknya memberikan jaminan produk mobil yang dijual disini memiliki garansi mesin, jaminan dokumen, spedometer tidak diputar, kendaraan yang dijual bukan merupakan bekas tabrakan dan bekas banjir.

“Karena sebelum melakukan transaksi kita terlebih dahulu melakukan croscek terhadap kondisi kedaraan tersebut,” ucapnya ketika diwawancara, Selasa (14/01).

Disini semua tipe mobil dan semua branch diterima dengan batasan usia kendaraan yang bisa dijual belikan di mobil 88, paling lama 10 tahun, tergantung dengan kondisi kendaraan itu juga, meskipun belum 10 tahun kalau bekas tabrakan dan banjir akan langsung ditolak.

Baca Juga :   Yakin Bisnis Kuliner Bisa Tetap Hidup Selama Pandemi

Diakuinya dari total penjualan kendaraan, kendaraan tipe city car low seperti agya dan ayla paling mendominasi penjualan atau kendaraan dibawah harga Rp100 juta paling mendominasi penjualan.

Agil menambahkan, bila ditahun lalu kita mampu mencapai target 20 persen peningkatan, maka ditahun pihaknya optimis mampu meraih market penjualan mobil bekas diangka 35 persen lebih.

“Tahun ini kami lebih optimis mencapai target, karena pada pergerakan awal tahun ini saja, penjualan  kita sudah mencapai 60 persen dari total target penjualan perbulan sebanyak 30 unit,” jelasnya.

Baca Juga :   Bukukan Penjualan Rata -rata 28.700 Unit Pertahun

Tidak hanya optimis pencapaian target ditahun ini, tapi pihaknya juga mulai melirik kabupaten kota untuk menjadi pangsa pasar penjualan kendaraan. “Tahap awal kita akan mengarap kabupaten terdekat terlebih dahulu seperti Ogan ilir dan Banyuasin serta Muba untuk pangsa pasar baru kita,” ungkapnya.

Dipilihnya dua kabupaten ditahap awal pegembangan bisnis penjualan mobil bekas, karena kabupaten ini memiliki potensi untuk mendukung penjualan.”Selama ini penjualan kita ditopang sebesat 30 persen untuk penjualan,” katanya.

Aqil optimis tahun ini akan mencapai target penjualan, karena seluruh kendaraan yang dijual disini memiliki kualitas baik, dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk city car low dijual mulai dari Rp60 juta perunit dan tertinggi diharga Rp250 juta keatas. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Maya

Avatar

Check Also

Lima Fakta Catatan Kinerja Kilang Pertamina III Plaju yang Tidak Banyak Orang Tahu

Palembang, Detik Sumsel – Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju sebagai kilang tertua di Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *