Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Bupati Lahat, Cik Ujang SH (jaket hitam) saat mengatur lalu lintas. Foto Istimewa

Cik Ujang Turun Ke Jalan Atur Lalin

Lahat, Detik Sumsel — Kendati sedang diterpa isu tidak mengenakkan, Bupati Lahat, Cik Ujang SH rupanya lebih mementingkan kepentingan masyarakat Kabupaten Lahat. Terbukti, saat terjadi kemacetan lalu lintas di Desa Prabu Menang, Kecamatan Merapi Timur, imbas dari aksi ratusan ibu-ibu yang melakukan penyetopan angkutan batubara Sabtu (19/9) sekitar pukul 17.30 WIB lalu. Cik Ujang lebih memilih turun langsung ke lokasi mendinginkan amarah masyarakat.

Saat itu, warga meminta kepada Pemkab Lahat untuk menyelesaikan permasalahan debu, yang ditimbulkan oleh angkutan batubara dan galian C yang kembali melintas. Selain itu, warga juga meminta sejumlah kompensasi, serta angkutan berat agar tidak melaju kencang, barang angkutan ditutup terpal, dan jalan disiram.

Baca Juga :   Lagi, Bupati Muba Paparkan Biofuel Minyak Sawit di Internasional

“Pak Bupati, kami sudah berkali kali menyampaikan tututan tentang debu, namun tidak pernah ditanggapi. Kami minta penyiraman jalan dan debu, yang berada di tempat kami,” teriak Ibu Santi (37), warga setempat, Sabtu malam (19/9).

Untuk diketahui, imbas dari aksi ratusan ibu-ibu tersebut, lalu lintas di Jalinsum antara Kabupaten Lahat-Muara Enim, jadi macet total. Ratusan kaum ibu ini sengaja menggelar aksi di tengah jalan, sambil menempatkan drum untuk menutup jalan. Dari arah Lahat menuju Muara Enim kemacetan diperkirakan sekitar 3 KM, sedangkan dari arah Muara Enim-Lahat sekitar 2 KM.

Baca Juga :   Cik Ujang Minta Primanaya Bayar Pesangon Karyawan

“Tadi mala saya sengaja datang untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah masyarakat. Saya sudah banyak mendengar keluhan, sekarang sudah disampaikan poin-poinnya, supaya bisa cepat kita selesiakan,” ujar Cik Ujang, Minggu (20/9).

Cik Ujang juga mengatakan, permasalhan ini akan ditanggapi langsun esok Senin (21/9). Kepala Desa, BPD, perwakilan ibu ibu, karang taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, akan dipanggil untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Pihak perusahaan yang melintas menggukan jalan, juga akan dipanggil. Saya juga tidak ingin permasalahan ini terus berlanjut,” kata Cik Ujang. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Polres OKUT Belum Terima Laporan Terkait Netralitas ASN

Martapura, Detik Sumsel — Polres OKU Timur mengaku belum menerima laporan terkait netralitas personel Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *