Pemprov
Bupati Lahat, Cik Ujang saat Musrembang Kecamatan pembangunan tahun 2020. Foto Heru/DS.

Cik Ujang Tampung Usulan Warga Merapi Area

Lahat, Detik Sumsel – Musrembang kecamatan pembangunan tahun 2022, kembali berlanjut. Kali ini giliran Kecamatan Merapi Area, difokuskan di aula Kantor Kecamatan Merapi Selatan.

Sejumlah usulan prioritas dari Kecamatan Merapi Selatan, Merapi Barat, dan Merapi Timur, disampaikan langsung oleh Camat, Kades, BPD, dan Tokoh Masyarakat di Merapi Area ke Bupati Lahat.

Seperti Kecamatan Merapi Selatan, Forum Kades menginginkan tahun 2020 ada kelanjutan pembangunan jalan kabupaten. Ada juga usulan dari Forum BPD, meliputi sektor kesehatan dan pertanian. Seperti usul pembuatan rumah dokter yang bertugas di Puskesmas Merapi Selatan, juga bantuan alat pertanian dan bibit padi serta buah-buahan.

“Terima kasih Pak Bupati, sudah membangunkan jalan mulai dari Desa Perangai. Tahun ini kami masih menginginkan pelanjutan pembangunan jalan. Juga mengusulkan pembangunan dititik rawan longsor,” ujar Oking Rahandi, Ketua Forum Kades Merapi Selatan, (20/1).

Baca Juga :   Anjal di Lahat "Teror" Anak Gadis

Untuk Kecamatan Merapi Barat, usulan yang muncul salah satunya pembangunan jembatan gantung Desa Ulak Pandan, penghubung Kecamatan Merapi Barat dengan Merapi Selatan. Sedangkan Merapi Timur, meminta adanya kenaikan insentif anggota BPD.

Menjawab usulan itu, Bupati Lahat, Cik Ujang SH menuturkan, seluruh pihak kecamatan harus memberikan perhatian serius, sehingga Musrembang bisa jadi instrumen penting dalam pencapaian perencanaan dan penganggaran pembangunan.

“Apa yang belum terlaksana tahun ini, kita prioritaskan ditahun 2022 nanti,” ujar Cik Ujang. Sembari mengingatkan, apa yang bisa dilakukan oleh Dana Desa jangan lagi menggunakan dana APBD, agar tidak tumpang tindih.

Baca Juga :   YLKI Minta Pertamina Saksi Agen dan  Pangkalan LPG "Nakal" 

Cik Ujang menambahkan, untuk usul jembatan gantung Desa Ulak Pandan, baiknya dikoordinasikan dahulu. Jika masyarakat mau memberikan hibah lahan, akan dibangunkan jembatan.

“Kalau ada hibah lahan, kita dibangunkan jembatan muatan 3,5 ton, jadi mobil bisa lewat. Untuk insentif BPD, kita lihat keuangan daerah dulu, insya allah bisa naik lagi,” jawab Cik Ujang.

Disisi lain, Kepala Bappeda Kabupaten Lahat, Feriansyah Eka Putra menuturkan, UU No 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan Permendgri 86 Tahun 2017, tentang RPJMD, jadi dasar perencanaan pembangunan tahun 2022.

“Saat ini masuk dalam misi ke 4 Bupati-Wakil Bupati Lahat, yakni menumbuhkembangkan perekonomian rakyat menuju kedaulatan sumber daya alam yang tersedia,” tutur Feriansyah. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Gubernur Targetkan Realisasi Vaksinasi di Sumsel Capai Angka 80 Persen

Palembang, Detik Sumsel –  Sejumlah upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memutus mata …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *