Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Cik Ujang Minta Primanaya Bayar Pesangon Karyawan

Cik Ujang Minta Primanaya Bayar Pesangon Karyawan

Tanggal : Pukul :
391
0
Eks karyawan dan pihak PT Primanaya rapat mediasi bersama Bupati Lahat, Cik Ujang. Foto Heru/DS

Lahat,  Detik Sumsel — Masih juga belum temui titik penyelesaian. Sejumlah karyawan ex PT Dizamatra Powerindo, subkon PT Primanaya Energi, kembali “ngadu” ke Bupati Lahat, Cik Ujang meminta Bupati Lahat bisa memperjuangkan hak 29 karyawan tersebut.

Beni Winardo, perwakilan ex karyawan Dizamatra menuturkan, persoalan ini karena ia bersama rekan lainnya dipaksa menandatangani surat pengunduran diri. Awalnya pihak perusahaan berdalih ingin melakukan mutasi, tapi setelah itu keluar surat dirumahkan dengan waktu tidak ditentukan.

“Kami tidak terima dimutasi karena tidak sesuai job. Ada yang jadi security padahal sebelumnya operator. Apalagi perusahaan yang dituju, sudah tidak beroprasi. Kami hanya meminta pesangon sesuai aturan,” ujar Beni, Senin (1/4).

Menanggapi pernyataan itu, Susilo selaku perwakilan PT Dizamatra mengatakan, tidak membenarkan telah melakukan PHK. Pihaknya hanya melakukan mutasi ke PLTU Sibaya, di Sumatera Utara. Karena karyawan tidak setuju, pihaknya menganggap karyawan tersebut mengundurkan diri.

“Kita tidak melakukan PHK. Wajar jika tidak sesuai job, karena disana itu perusahaan panas bumi, bukan perusahaan batubara,”elak Susilo.

Setelah mendengar semua keluhan, Cik Ujang lantas memutuskan, pihak perusahaan bisa membayar pesangon karyawan, sesuai hak karyawan hasil Bipartit dari Disnaker Lahat. Terkait apa dampak dari penyebabnya, itu merupakan resiko pihak perusahaan.

“Untuk bayar pesangon sekitar Rp 1,5 milar, saya kira tidak susah bagi Primanaya. Malu lah kalau semua orang terus-terusan tahu, ribut-ribut ini tidak pernah selesai,” tegas Cik Ujang. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here