Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Cerdas, Berkarakter dan Tangguh Bencana Lewat PPK dan SPAB 

Cerdas, Berkarakter dan Tangguh Bencana Lewat PPK dan SPAB 

Tanggal : Pukul :
699
0
Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Bimtek PPK dan SPAB.

Muara Enim, Detik Sumsel – Guna membangun Bangsa Cerdas Berkarakter dan Tangguh Bencana. Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis  (Bimtek) Pengimbasan Program Penguatan Pedidikan Karakter (PPK) Terintegrasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kabupaten Muara Enim dilaksanakan di SDN 6 Muara Enim bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah sebanyak 25 orang.

Dalam kata sambutannya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakilkan oleh fasilitator nasional Bapak Baharuddin M Pd mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diberikan kepada 140 kabupaten/kota yang ada di Indonesia salah satunya adalah Muara Enim yang dilaksanakan bertempat di SDN 6 Muara Enim.

Setelah dicanangkannya PPK sejak tahun 2016 kemudian diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter dan diturunkanlah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal, maka melalui

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penguatan kepada pengawas SD dan SMP sebanyak 6 orang serta kepala sekolah SD dan SMP sebanyak 19 orang di kabupaten Muara Enim.

“PPK tahun ini terintegrasi dengan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) melihat situasi dan kondisi Indonesia yang dianggap daerah tidak aman bencana,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya dilaksanakan kegiatan ini, yang didampingi langsung oleh fasilitator daerah lbu Sumaryanti, SPd M.M dan lbu Sri Marita Aryani ST, MM yang sudah dilatih langsung dari pusat dan telah lulus di tingkat pusat sebagai pemberi materi.

Baca Juga :   Juarsah Salat Berjemaah dengan Ribuan Jemaah

Tahun 2019 ini, menyusul tingginya resiko bencana di Indonesia, konsep PPK yang bersifat holistik dan fleksibel diperluas dengan memasukkan materi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) secara terintegrasi. Melalui pendidikan diharapkan agar upaya pengurangan risiko bencana dapat mencapai sasaran yang lebih luas dan dapat dikenal kan secara lebih dini kepada seluruh warga sekolah terutama peserta didik.

Selain itu, PPK yang terintegrasi SPAB diharapkan dapat menjadi indikator untuk memastikan bahwa lingkungan pendidikan sekolah dan fasilitas pendidikan aman dari bencana dan bukan merupakan tempat yang dapat membahayakan bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan lainnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Drs Zainal Abidin melalui  Drs H Kabid Pembinaan Ketenagaan Kabupaten Muara Enim Enim Drs H Winarto MM mengingatkan kembali visi dan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Terbentuknya Insan serta Ekosistem Pendidikan dan Kebudayaan yang Berkarakter dengan Berlandaskan Gotong Royong.”Oleh karena itu kita harus cerdas spiritual sehingga bias menangkal hal-hal yang negative, Intelektualitasnya, kecerdasan social terhadap aman bencana, cerdas berketerampilan. Sehingga, selalu berinovasi dan kecerdasan kinestetik,” tuturnya.

Ekosistem Pendidikan berjalan dengan baik, kondusif dan saling menguntungkan antara sekolah, komite, masyarakat dan industry sehingga terbentuknya ekosistem

Pendidikan yang berkarakter agar implementasi ini dapat berjalan dengan baik dan harapan PPK terintegrasi SPAB akan tercapai di Muara Enim. Bimbingan teknis ini sangat relevan sekali dengan visi Muara Enim yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera.

Sehingga, kegiatan ini dapat mengimplementas ikan visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta tujuan kurikulum 2013 untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bemegara dan peradaban dunia dalam mengembangkan program PPK terintegrasi dengan SPAB.

Baca Juga :   Kampanyekan Salah Satu Capres, Wabup Muara Enim Diberi Teguran Tertulis

Bimtek tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan kepala sekolah dan pengawas sekolah dalam mengimplementasikan PPK di satuan pendidikannya masing-masing, sejalan dengan semangat untuk melindungi hak peserta didik atas perlindungan keamanan selama berada di lingkungan sekolah.
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengimbasan Program PPK Terintegrasi SPAB bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah melibatkan kepala sekolah dan pengawas sekolah dengan kriteria dapat mengoperas ikan komputer, berusia maksimal 56 tahun dan berkomitmen untuk melaksanakan PPK terintegrasi SPAB di sekolahnya. Bimbingan teknis dilaksanakan berorientasi pada kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap peserta. Sehingga, setelah mereka mengikuti program bimtek mereka mampu melakukan sesuatu (the ability to do something).

Dengan demikian, kata dia, proses bimtek dilaksanakan melalui pembelajaran Andragogi dengan menggunakan Model Pembelajaran experiential learning, Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning) dan Pembelajaran Partisipatif (Participative Teachingand Learning).

Diketahui Semua peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga 25 orang peserta dinyatakan lulus dengan nilai yang sangat baik. Dan yang mendapatkan predikat terbaik pertama adalah Rita Oktarina, S.Pd, M.M (Kepala SDN 9 Lawang Kidul), terbaik kedua Abdurrahman, SAg M.Si (Kepala SMPN 1 Gelumbang), terbaik ketiga Hidayaturrahmanh, S.Pd, M.Si (Kepala SMPN 6 Muara Enim). (rel/ndi)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here