Gran Fondo
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabroni bergandengan tangan usai penandatanganan nota kesepahaman keselamatan pelayaran

Cegah Laka Air, Dit Polair Bentuk Forum Keselamatan Pelayaran

Palembang, Detik Sumsel — Guna mencegah dan meminimalisir kecelakaan pelayaran diwilayah perairan Sungai Musi. Direktorat Polairud Polda Sumsel sebagai inisiator bersama unsur terkait seperti KSOP, Dishub dan BPTD wilayah VII Provinsi Sumsel Babel melakukan sosialisasi keselamatan pelayaran di Mako Polairud Polda Sumsel Jumat (16/11).

“Melalui sosialisasi dan forum keselamatan pelayaran yang digelar hari ini diharapkan bisa menekan dan meminimalisir kecelakaan perairan Sungai Musi diwilayah Sumsel,”kata Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabroni disela sela sosialisasi Jumat (16/11).

Melalui sosialisasi dan forum ini juga aplikasi Sistem Aplikasi Pendataan Kapal (SIAPEKA) yang sudah dirancang beberapa waktu lalu saat ini 1 Desember masih dilakukan pematangan sebelum dilaunching.

Baca Juga :   Hadapi Persipura, SFC Pasang Target Realistis

“Kami juga masih menunggu masukan dari Danlanal, KSOP dan Dinas Perhubungan untuk sinkronisasi masalah pendataan kapal sebelum dimasukkan ke dalam aplikasi SIAPEKA ini. Karena data data kapal ada dinas – dinas,”sambungnya.

Intinya dalam sosialisasi forum keselamatan pelayaran ini untuk mencegah kecelakaan diwilayah perairan dan setidaknya bisa meminimalisir kecelakaan karena tugas dan fungsi instansi yang mengikuti kegiatan ini berbeda beda.

Terpisah Kepala KSOP Palembang Mugen mengapresiasi kegiatan sosialisasi forum keselamatan pelayaran yang diinisiatori Dit Polair Polda Sumsel.

“Paling tidak kita sudah selangkah lebih maju untuk menghilangkan sekat sekat ego sektoral yang selama ini kita miliki. Jadi kedepannya kerja sama kita dalam mencegah kecelakaan diwilayah perairan lebih erat lagi,”ujarnya.

Baca Juga :   Ini Sinergitas Lapas Kayuagung dengan Kodim 0402/OKI

Dirinya juga menilai, untuk meningkatkan keselamatan transportasi perairan di Sumsel masih banyak yang harus dibenahi diantaranya regulasi yang belum disesuaikan, edukasi masyarakat dan operator tentang keselamatan transportasi.

“Inilah yang rata rata belum dan tidak standar sehingga perlu ditingkatkan demi terciptanya keamanan dan keselamatan transportasi air,”jelasnya.

Diakhir kegiatan ini dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Dit Polair Polda Sumsel dengan KSOP, Dishub BPTD wilayah VII Provinsi Sumsel Babel.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Warga di Pagaralam Terpaksa Undur Acara Resepsi

Pagaralam, Detik Sumsel- Berdasarkan adanya kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam bersama dengan satuan gugus tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *