Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabroni saat memimpin rapat Forum Keselamatan Pelayaran dan peningkatan sinergitas instansi terkait

Cegah dan Minimalisir Laka Air, Polairud Polda Sumsel Luncurkan Aplikasi SIAPEKA

Palembang, Detik Sumsel — Tingginya kecelakaan lalu lintas di perairan Sungai Musi, menjadi sorotan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Untuk itu dirinya memerintahkan Direktorat Polairud Polda Sumsel untuk membentuk Forum Keselamatan Pelayaran dan peningkatan sinergitas instansi terkait.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabroni mengatakan rapat Forum Keselamatan Pelayaran dan peningkatan sinergitas instansi terkait ini merupakan tindak lanjut perintah dari Kapolri. Karena setelah dievaluasi Laka di perairan Sungai Musi cukup tinggi sehingga perlu dibentuk Forum keselamatan.

“Dengan terbentuk nya Forum ini, kedepannya tidak ada lagi kecelakaan yang terjadi di pedalaman perairan Sungai Musi yang banyak menimbulkan korban jiwa,”katanya usai Rapat bersama instansi terkait di Mako Polairud Polda Sumsel Kamis (4/10).

Baca Juga :   Disiksa dan Hendak Dibunuh Napi Lapas Kayuagung Surati Kalapas

Dijelaskan Imam, Forum yang berisi instansi terkait ini mulai dari Basarnas, KSOP, Dinas Perhubungan, Lanal dan Polair akan bersinergi untuk mencegah dan meminimalisir kecelakaan di pedalaman perairan Sungai Musi.

“Pencegahan itu kami mulai perkuat dan perbaiki regulasi yang ada, sosialisasi dan himbauan langsung kelapangan, termasuk melakukan razia kepada kapal dan serang agar mereka mengikuti aturan keselamatan yang sudah kami buat,”tuturnya.

Dari Polairud sendiri, mantan Dir Polairud Polda Banten ini mengakui pihaknya akan membuat terobosan dengan meluncurkan aplikasi Sistem Aplikasi Pendataan Kapal (SIAPEKA). Aplikasi ini bisa di dounload play store.

Baca Juga :   Muswil PAN Sumsel Tunggu DPP

“Dalam aplikasi ini memuat semua data kapal yang sudah terdata. Jika di dounload dan di klik akan muncul regulasi, nama kapal, pemilik kapal, termasuk petugas atau serang kapalnya apakah serang atau nahkodah kapal tersebut sudah punya kualifikasi,”jelasnya.

Seluruh data kapal yang ada didalam Aplikasi SIAPEKA ini nantinya akan disinkronkan dengan seluruh data yang ada di Dishub dan KSOP.

“Seluruh pemilik kapal dan serang wajib mengikuti dan menyerahkan data kapal dan akan didata di Aplikasi SIAPEKA ini,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Selamat, 352 Peserta Lulus CPNS Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Lahat Tahun 2019 yang dilaksanakan Tahun 2020, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda