Beranda Daerah Camat Bayung Lencir : Saya Pastikan Pesta Malam, Dilarang !!!

Camat Bayung Lencir : Saya Pastikan Pesta Malam, Dilarang !!!

Tanggal : Pukul :
326
0
Camat Kecamatan Bayung Lencir, Akhmad Toyibir, S.STP, MM, yang melakukan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala Desa, bhabinkamtibmas dan Babinsa. Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua BPD dan ketua LPM Dilanjutkan dengan Ketua RW dan Para Kadus, KNPI dan Karang Taruna, serta para pemilik organ tunggal dan orkes. "

Sekayu, Detik Sumsel – Menindak lanjuti Penandatanganan Nota Kesepakatan tingkat Kabupaten antara Bupati Muba dan perangkat organisasi daerah di oproom pada Rabu (12/9) yang lalu, tentang  tgl 12 Sept 2018, tentang Penegakan Perda No 2 Tahun 2018 mengenai Pesta Rakyat. Akhirnya ditidak lanjuti secara serius oleh kepala wilayah tingkat kecamatan dalam Kabupaten Muba.

Seperti dilaksanakan oleh Camat Kecamatan Bayung Lencir, Akhmad Toyibir, S.STP, MM, yang melakukan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Kapolsek, Danramil, Lurah dan Kepala Desa, bhabinkamtibmas dan Babinsa. Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua BPD dan ketua LPM
Dilanjutkan dengan Ketua RW dan Para Kadus, KNPI dan Karang Taruna, serta para pemilik organ tunggal dan orkes. “

“Kita telah melaksanakan nota kesepakatan bersama, menindak lanjuti dari kepakatan bersama tingkat kabupaten beberapa waktu lalu tentang penerapan Perda No 2 tahun 2018, mengenai Pesta Rakyat,” jelas Camat Bayung Lencir saat dihubungi.

Dikatakan Ibir, bahwa, hasil kegiatan yang telah disepakati dan dituangkan dalam nota kesepakatan. Bahwa setiap elemen yang hadir berkomitmen siap utk bekerjasama dalam penegakan Perda tsb selanjutnya di setiap Desa dan Kelurahan dibagikan Spanduk yang berisikan himbuan kepada masyarakat mengenai larangan menyelenggarakan pesta Malam. “Sudah kita sepakati bersama, nanti akan disosialisasikan kepada masyarakat melalui spanduk,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengungkapkan bahwa, munculnya Perda Tentang Pesta Rakyat bertujuan untuk meminimalisir dan menekan penggunaan dan peredaran narkoba serta perbuatan prostitusi.

“Jadi, Perda ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Muba, saya berkeyakinan dominan semua masyarakat mendukung demi kebaikan masa depan anak dan cucu kita,” ujar Pembina GP Ansor Sumsel itu.
Menurut Dodi, adanya penolakan terhadap implementasi Perda tersebut disebabkan karena segelintir pihak yang belum memahami isi Perda.”Tidak ada sedikit pun niatan untuk membatasi hiburan dan budaya masyarakat didalam Perda ini,” tegasnya.
Dodi menambahkan, Pemkab Muba bersama stakeholder akan gencar mensosialisasikan Perda tersebut bersama alim ulama serta aparat penegak hukum.”Ini tugas kita bersama,” kata Dodi. (edy)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here