Beranda Daerah Calon Jamaah Umroh Keluhkan Kebijakan Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel

Calon Jamaah Umroh Keluhkan Kebijakan Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel

Tanggal : Pukul :
607
0
Para calon Jamaah Umroh saat lakukan aksi protes di Kantor VFS  Tasheel Internasional Perwakilan Provinsi Sumsel

Palembang, Detik Sumsel – Terkait pemberlakuan tentang rekam Biometrik oleh operator Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel
(Pusat Layanan Visa untuk Arab Saudi) sebagai persyaratan untuk pengurusan Visa calon jemaah Umrah banyak menuai protes dari kalangan Jamaah Sumatera Selatan.

Pemberlakuan yang dimulai sejak 17 Desember kemarin, dianggap menyulitkan proses awal pendaftaran melalui sistem online yang hanya menampung 200 kuota Jamaah perharinya.

“Terasa sulit kalau dengan sistem seperti ini. Kita antri dari pagi untuk mendapatkan giliran rekam biometrik, sementara fasilitas hanya dua komputer dan pegawai yang sedikit, ditambah lagi dengan kondisi ruang tunggu yg tidak nyaman ujarnya,” ungkap salah satu Jamaah, Ibu Lauwiyah asal Kabupaten Banyuasin yang sengaja mendatangi Kantor VFS  Tasheel Internasional Perwakilan Provinsi Sumsel,  Jumat (28/12).

Baca Juga :   Bangun Nilai Kekeluargaan dalam Bekerja

Kekecewaan pun terlihat pada salah satu Jamaah lainnya, Dewi juga merasa kecewa atas pelayanan yang telah diberikan. Pelayanan terbaik yang seharusnya diterima namun tidak didapatkannya.

“Disini ada yang datang sejak pagi,  tapi sampai sore belum dipanggil.  Kan kasihan mereka yang datang dari luar Palembang. Apalagi disini mereka yang tidak kebagian tempat duduk, mereka hanya bisa duduk dilantai.  Harusnya pelayanannya lebih baik lagi  karena kita disini bayar,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Agent travel dari Yeka Madir, Imron Ahmad mengatakan,  bahwa dirinya sangat menyesalkan atas kebijakan yang ditetapkan sejak 17 Desember tersebut.

“Daftar online perindividu ini jelas menyulitkan bagi calon jemaah umroh yang tidak mengerti Cara pendaftarannya.  Mendaftar online melalui provider visa. Ini membuat kita harus bolak balik,  ini menyulitkan calon jemaah umroh,” katanya.

Baca Juga :   Pemerintah Sediakan Dana Bantuan Masjid

Imron juga mengatakan, kendala dalam pendaftaran tersebut menurutnya juga sering terjadi. “Mendaftar itu tidak bisa langsung bisa, kadang ada yang harus menunggu hingga berhari -hari untuk pendaftaran onlinenya,” tuturnya.

“Bagi yang kesulitan mendaftar untuk melakukan biometrik ini,  jelas bisa menunda keberangkatan calon jemaah umroh. Ini meresahkan jemaah,” ujarnya.

Customer Experience Expert  VFS  Tasheel Internasional  Erlina Suryani mengatakan,  pihaknya sebagai staf hanya menjalankam tugas saja.

“Untuk keluhan terkait fasilitas disini yang dirasakan kurang oleh calon jemaah umroh,  akan kami sampaikan ke pusat, ” singkatnya.  (Wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here