Iklan
Pemprov
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy Aprian Tambunan saat menginterogasi Afriadi pelaku pembunuhan jukir wanita di rumah sakit Bhayangkara Palembang

Buron 4,5 Tahun, Pembunuh Jukir Wanita di Halaman KFC Demang Diterjang Tiga Butir Peluru

Palembang, Detik Sumsel — Usai sudah pelarian Ifriadi alias Adi (30) selama 4,5 tahun setelah anggota Reskrim Polsek Ilir Barat I meringkusnya. Adi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi dalam kasus pembunuhan seorang wanita juru parkir di halaman KFC Demang Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy Aprian Tambunan mengatakan tersangka ditangkap ditempat persembunyiannya di sebuah bedeng kawasan Kancil Putih Palembang.

“Selama buron 4,5 tahun, untuk menghindari petugas tersangka sering berpindah pindah tempat tinggal. Tersangka pernah juga kabur ke pulau Jawa sebelum kembali lagi ke Palembang,”katanya kepada wartawan Selasa (1/6/2021).

Saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan sengit terhadap anggota yang akan menangkapnya. Setelah melakukan perlawanan tersangka hendak kabur bahkan tersangka melompat dari lantai dua tempat tersangka mengontrak dan bersembunyi di semak semak. Hingga akhirnya tersangka tertangkap setelah tiga butir timah panas menerjang kakinya.

Baca Juga :   May Day, KSBSI OKU Harapkan Kesejahteraan Buruh

“Penggerebekan terhadap tersangka bukan kali pertama. Tadi yang terakhir, tersangka ini lompat dari lantai dua dan sempat kabur. Akan tetapi tim kita dibantu dengan masyarakat, membantu mengarahkan kemana tersangka ini melarikan diri. Sudah sempat diberi tembakan peringatan, tapi tetap diabaikan. Hingga akhirnya tersangka kita beri tindakan tegas terukur,” jelasnya.

Dihadapan polisi, tersangka Ifriadi mengaku bahwa dirinya telah membunuh korban sekitar 4,5 tahun lalu.

“Tahu saya kalau dia meninggal,” ujarnya saat menjalani perawatan di IGD RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Setelah kejadian pembunuhan, kata Afriadi ia langsung melarikan diri dari kejaran polisi. Sebelum ditangkap polisi Afriadi sudah tiga kali keluar masuk penjara karena kasus perkelahian dan senjata tajam.

Diketahui pembunuhan yang menewaskan Asnah dilakukan tersangka Ifriadi bersama kedua rekannya terjadi pada Selasa (28/1/2017) silam sekira pukul 00.10 WIB.

Baca Juga :   Kendaraan Over Dimension dan Over Loading Siap - siap Dipotong

Saat itu korban sedang menjalankan pekerjaannya sebagai juru parkir di halaman KFC Demang Jalan Demang lebar Daun Kelurahan Demang lebar daun kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kemudian tersangka Ifriadi bersama dua rekannya, F dan A (DPO) mendatangi korban untuk meminta jatah parkir sebesar Rp.
20 ribu.

Permintaan itu ditolak oleh korban dan langsung marah-marah kepada tersangka.

Tak terima mendapat sikap seperti itu, tersangka Ifriadi lantas mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan langsung ditusukkan ke punggung korban.

Sedangkan F (DPO) menusuk dada korban dengan obeng yang dibawanya, sementara A (DPO) bersiap-siap menunggu di atas motor.

Selanjutnya dengan berboncengan tiga, mereka langsung bergegas pergi setelah melihat korban tergeletak bersimbah darah.

Korban sempat ditolong warga yang langsung membawanya ke Rumah Sakit Siti Khodijah namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Bappeda Lahat Minta OPD Jangan Berhenti Koordinasi

Lahat, Detik Sumsel – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lahat kembali lakukan evaluasi kinerja dokumen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *