KPU Sumatera Selatan

Bupati Banyuasin Cerdas, Kami Jadikan Pilot Project 150.000 Hektar Lahan Rawa

0
154

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Desa Telang Rejo Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Kamis (6/12). Kedatangan Mentan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati Banyuasin H Askolani untuk meninjau lokasi pilot project optimasi lahan rawa untuk peningkatan produksi padi nasional. Dimana luas lahan rawa yang menjadi pilot project seluas 150.000 hektar.

Setelah meninjau lokasi pilot project, Orang Nomor satu dijajaran Kementerian Pertanian bertemu para penyuluh dan masyarakat Muara Telang, didepan ribuan masyarakat inilah Mentan memuji Bupati H Askolani bahwa suami Hj Heryati ini adalah Bupati Cerdas.

“Bupati Banyuasin ini cerdas, dia belum dilantik datang ke acara Kementerian Pertanian di Prov Sulawesi Selatan, dia bilang bahwa dia muridnya pak Menteri dan minta Excavator dengan Presiden Jokowi. Didepan Presiden masak saya bilang tidak, pasti saya bilang ada mau brapa Excavatornya, “kata Mentan Amran.

“Bupati kalian ini Cerdas, Bapak Ibu Tidak Salah Pilih, “kata Amran didepan

Pujian serupa, juga dilontarkan Menteri Amran saat berbicara dalam Rapat Koordinasi Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) Kementerian Pertanian TA 2018 Hotel Aryaduta Palembang yang dihadiri sejumlah Bupati dan Walikota, Kepala Dinas Pertanian se Sumsel dan undangan lainnya.

Dari kecerdasan bupati mu inilah terang Menteri Amran pihaknya menilai ada keseriusan untuk memajukan pertanian di Banyuasin dan mensejahterakan petani yang secara otomatis akan menekan angka Kemiskinan. Maka Kementerian menjadikan Banyuasin sebagai pilot Project optimalisasi lahan rawa untuk menjadi lumbung pangan nasional.

” Luas Lahan Rawa di Indonesia 500.000 hektar, Banyuasin dapat jatah 150.000 hektar, kita akan bantu 22 Exvacator untuk garap lahan-lahan rasa dengan total anggaran Rp 70 Miliar dan lahan ini berpotensi tanam tiga kali. Dengan program ini pendapatan Banyuasin bisa meninggkat Rp 12 Triliun. Dan Banyuasin prioritas di seluruh indonesia karena kami lihat ada keseriusan, “tegasnya.

” Tolong jangan lagi diskusi jika alatnya sudah datang langsung kerja, exvacator harus segera di gunakan. Jika cepat selesai dalam waktu dekat ini akan saya kirim 20 unit excavator lagi. Kalau berhasil kami hadiahi traktor 100 unit. Kita buat pertanian modern di sini, “tegasnya.

Dilanjutkan Amran bahwa program Ini perintah langsung presiden. Maka semua kita harus mendukung dan mensukseskannya. ” Demi petani, dimasa kepemimpinan pak Jokowi, biaya perjalam dinas Menteri Pertanian kami potong sampai Rp 800 Miliar pertahun, Renovasi kantor kami kurangi, duitnya kami kasi ke petani. Dan alhamdulillah berkat kerja keras kita semua ekspor produk pertanian kita naik 24 persen tertinggi dalam sejarah, “tandasnya. (Faz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here