Detik

Bupati Askolani : Saya Waktu SMA Dulu Jahil

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Bupati Banyuasin H Askolani SH MH mengaku suka jahil saat masih bersekolah di SMAN 1 Pangkalan Balai yang sekarang berubah nama menjadi SMAN 1 Banyuasin III. Kejahilan itu seperti menukar sepatu teman dan mengikatnya dengan sepatu yang berbeda hingga mengirim surat cinta.

“Saya suka jahil, sepatu saya tukar dan talinya saya ikat. Hingga mengirim surat cinta, ceritanya teman saya ini suka cewek dikelas yang sama, orangnya ganteng tapi penakut. Saya buatkan surat cinta yang keduanya tidak pernah tau kalau saya yang mengirim surat dan alhamdulillah akhirnya keduanya jadian dan menikah, “kata Askolani membuat gelak tawa para teman sekolah alumni 93 SMAN 1 Banyuasin III dalam reuni perak 25 tahun di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Sabtu (8/12).

Didepan para teman-teman sekolahnya, orang nomor satu di Banyuasin menegaskan bahwa hidup ini memang penuh misteri dan semuanya sudah diatur oleh allah swt.

“Jujur saja saya tidak pernah menyangka bisa menjadi Bupati, karena kehidupan kecil saya itu berasal keluarga petani miskin, baju sekolah saja saya cuma satu setel dan biaya sekolah saja sangat sulit. Setelah tamat SMA saya melanjutkan di Universitas IBA Palembang, banyangkan saja orang satu Desa di Teluk Kijing itu tidak percaya kalau saya kuliah di Palembang mengingat kedua orang tua saya ini sangat tidak mampu miskin sekali. Tapi alhamdulillah ada saja jalan, saya dapat bea Supersemar dan bea siswa lainnya sehingga gratis sampai selesai. Inilah kuasa tuhan maka jangan menyerah, “katanya.

Baca Juga :   SSL Gelar Sepakbola Wanita Tingkat Nasional, Ayo Buruan Daftar

Dalam kesempatan ini juga Bupati H Askolani menceritakan asal kisah cintanya dengan mediang istrinya Hj Heryati. Dimana diawali aksi demo di DPRD Muba dan kebetulan yang menerima para pendemo ini ibu Hj Heryati yang kalah itu menjadi pimpinan dewan termuda. ” Pas demo itu, ibu Heryati ini melihat saya dan betanyo, ini kak Askol kan, ku jawab iyo. Lalu Ku tanyo kawan dio yang waktu sekolah itu pacaran dengan aku jawaban dio bahwa kawan dio tu la kawin. Dalam ati aku, Pacari bae Heryati ni, “kata Askolani tersenyum.

Ibu Heryati terang Askolani istri yang terbaik dan sampai saat ini belum ada yang bisa menggantikan posisinya. “Ibu Heryati yang terbaik dan belum ada yang bisa menggantikan termasuk yang ada di ruang reuni ini, jadi kalau ado yang nak ngisi itu belum biso, “katanya sambil tersenyum.

“Saya datang ke sini agak terlambat, sebenarnya saya sudah siap berangkat dan sudah berpakaian rapi, tapi si bungsu Nisa minta mandi samo ayak nian, terpakso buka baju lagi, inilah nasib kalau sendirian, “katanya disambut tawa para teman-teman seangkatan.

Baca Juga :   KPUD OKU Terima Kiriman 789.673 Surat Suara

Dalam kesempatan ini, Bupati H Askolani menyampaikan terima kasih atas bimbingan para guru sehingga dirinya dan teman-teman seangkatannya bisa berhasil seperti sekarang ini. Dan dirinyapun menyampaikan permohonan maaf atas kenakalan dan kesalahan selama menuntut ilmu di SMAN 1 Pangkalan Balai. ” Tugas saya kedepan sebagai Bupati Banyuasin cukup berat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang di Banyuasin ini, maka saya mohon doa dan dukungan baik para ibu guru maupun teman-teman sekalian, “harapnya.

Hadir dalam reuni, Mantan Kepala
Sekolah Asnawi, Kepsek Sekarang H Ridwan Nawawi dan para guru lainnya.

Asnawi mengaku berterima kasih masih diingat dan diundang untuk hadir dalam acara reuni perak angkatan 93 ini. ” Terima kasih, kalian masih ingat dengan saya. Dan hari ini saya merasa bangga dan terhormat karena bisa berkumpul dengan anak-anak didik yang sekarang sudah menjadi orang-orang yang berhasil,”katanya.

Sementara itu, Kepsek SMAN 1 Banyuasin III H Ridwan Nawawi menegaskan bahwa pihaknya bertanggungjawab untuk mempertahankan lembaga ini agar tetap eksis dan di percaya masyarakat. Maka dari itu dirinya mengajak para alumni untuk back to schooll untuk membantu membangun sekolah agar memiliki fasilitas lengkap sehinga mutu dan kualitas tetap di percaya masyarakat. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Faz Detik Sumsel

Avatar

Check Also

Licin Bagai Belut, DPO Perampokan Penumpang Speedboat Patah Kaki Setelah Terjun dari Jembatan

Palembang, Detik Sumsel — Terkenal licin seperti belut karena selalu lolos dari sergapan polisi. Saribi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *