Iklan

Detik
Pemprov

Bupati Askolani Bangun Jalan Poros Philip 4 Taja Mulya menuju Desa Paldas

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet safari ramadhan dan Teraweh Keliling di Masjid Quba Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Senin (19/4/2021).

Didepan masyarakat desa yang wilayahnya paling jauh berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin tersebut, Bupati Inovatif 2019 ini menegaskan bahwa Pemkab Banyuasin tahun 2021 akan mempermuda akses transportasi masyarakat Desa Paldas dengan membangun jalan poros penghubung Desa Philip 4 Taja Mulya Kecamatan Betung tembus ke Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur.

Sebelumnya, Pemkab Banyuasin pada tahun anggaran 2019-2020 melalui dana pinjaman daerah sebesar Rp 288 Miliar telah membangun tujuh jalan poros salah satunya jalan poros Lubuk Karet hingga Philip 4 Desa Taja Mulya Kecamatan Betung yang dicor beton dan aspal hotmix.

” Akses jalan ke Desa Paldas ini melintasi wilayah Muba, sehingga sulit untuk kita perbaiki. Maka kami sudah merancang jalan alternatif dengan membuat jalan poros tembus dari Philip 4 Desa Taja Mulya Kecamatan Betung yang sudah lebih dulu dicor dan masuk dalam pembangunan tujuh jalan poros. Jalan poros altentif dari Philip 4 ke Desa Paldas saat ini sudah kita buka Trase jalannya namun baru sebatas pembentukan badan jalan dan sebagian pengerasan. Insyaallah tahun anggaran
2022 kita akan coor beton, ” tegasnya.

Dijelaskan Bupati Askolani, Jalan poros alternatif ini jaraknya lebih dekat sekitar 7 kilometer jika dibanding akses jalan selama ini melintasi wilayah Tebenan dan melintasi Desa Porwosari Kecamatan Lais Musi Banyuasin.

” Saya melintasi tadi saja susah, apalagi masyarakat Desa Paldas yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut. Bersama saya dalam safari ini hadir pak Ketua DPRD Irian Setiawan dan Anggota Pak Darul. Dan mereka setuju untuk membangun jalan poros dari Philip 4 ke Desa Paldas ini, enak ngajak Ketua Dewan, dia langsung setuju, “tegasnya.

Baca Juga :   Jendral Bintang Dua Dirikan Masjid di Jirak Jaya

Selain jalan lanjut Bupati Askolani, Desa Paldas ini mata pencarian penduduknya, Petani Karet, Padi dan Nelayan. Kedepan pihaknya sudah merancang pembenahan areal sawah agar optimal dalam produksinya seluas 2000 hektar melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan melalui Dinas Perikanan dan Keluatan dengan program kampung Gabus.

” Nanti pak Kades, bentuk kelompok masyarakat yang benar-benar serius untuk ikut dalam program kampung Gabus. Sungai Musi kita lebar nanti kita akan manfaatkan untuk dibuat keramba untuk ternak ikan gabus. Modalnya kecil cuma Rp 2 juta dan panennya lumayan besar bisa Rp 12 jutaan. Nanti permodalnya kita sondingkan dengan Perbankan. Ikan gabus ini kegunaannya banyak bisa alat kosmetik, obat-obatan dan dagingnya bisa untuk buat pempek, kerupuk dan kelempang, “tegasnya.

” Maka makan buko malam ini, saya mau panggang ikan gabus dan ikan betok, sudah disiapkan pak camat ya,” kata Bupati Askolani penuh canda.

Dalam kesempatan ini, Bupati H Askolani tidak henti-hentinya selalu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam sayur mayur, ternak unggas dan ternak ikan.

” Lahan kita masih sangat luas, mari kita manfaatkan untuk tanam sayur mayur, ternak ayam kampung, ternak bebek dan ternak ikan. Saya sedih masyarakat desa saat ini banyak beli sayur, beli ikan, beli ayam ke pasar di Kota. Kalau nenek kakek kita dulu yang beli cuma garam, gula. Sedangkan sayur, cabe, ayam dan lainnya cukup ambil di kebun kita. Maka mari kita mulai kembali ikuti nenek kakek kita untuk memanfaatkan lahan kita, sehingga kedepan kita ke Pasar bukan beli tetapi menjual sayur mayur, jual ayam kampung, jual bebek dan jual ikan, ” ajaknya.

Baca Juga :   DT Peduli Ulurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Tangga Buntung

” Seperti saya kunjungan hari ini, seharusnya ketika saya pulang dapat oleh-oleh sayur mayur, dapat ayam kampung, dapat bebek dan bawa ikan. Tapi bagaimana saya mau bawa oleh-oleh seperti itu sedangkan kamu sendiri beli dari pasar. Maka mulai besok pagi, ayo kita manfaatkan lahan-lahan kita, selain membuat keluarga sehat karena makan makanan bergizi juga bisa menambah penghasilan keluarga, “tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Irian Setiawan menyambut baik kegiatan safari dan taraweh keliling ini, karena Pemkab dan DPRD bisa melihat langsung kondisi masyarakat di desa-desa.

” Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bupati dengan adanya kegiatan safari dan taraweh keliling ini. Seperti hari ini kita dapat mendengar aspirasi masyarakat Desa Paldas untuk dibangunkan jalan. Kami DPRD setuju pak Bupati nanti kita sama-sama bahas di Paripurna DPRD Banyuasin, “kata politisi Partai Golkar tersebut.

BAGI PAKET SEMBAKO

Dalam safari ramadhan dan Teraweh Keliling di Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur ini, Bupati dan Wabup juga membantu satu unit mesin genset dan uang tunai Rp 10 juta untuk Masjid Quba, 100 paket sembako untuk pakir miskin dan anak yatim piatu.

Kemudian, bantuan bedah rumah dari BAZNAS dan sejumlah bantuan lainnya.

Hadir dalam safari kali ini, Ketua DPRD Irian Setiawan dan anggota Darul Kutni SE, Kejari Banyuasin Budi Herman, Sekda HM Senen Har, Ketua MUI Ustad Rehal, Ketua BAZNAS Ustad Mubari, Sejumlah Kepala OPD, dan Camat Rantau Bayur Syaiful Azwar. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cik Ujang: Silakan Open House Asal Patuhi Protokol Kesehatan

Lahat, Detik Sumsel – Bupati Lahat, Cik Ujang SH mengingatkan kembali masyarakat, selama merayakan Idul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *