Detik
Gelandang serang Sriwijaya FC Hambali mencoba menghalau pergerakan penyerang Persija Marco Simic. (Istimewa)

Buktikan Layak jadi Starter di Tim Inti

Palembang, Detik Sumsel-Gelandang muda Sriwijaya FC Muhammad Hambali Tholib kembali mencuri perhatian publik sepakbola Sumatera Selatan. Performa apiknya di pertandingan terakhir melawan Mitra Kukar, membuat namanya makin melambung dan menjadi idola baru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

Tampil sebagai starter sejak menit awal pertandingan, pemain yang promosi dari tim U-19 ini mampu memperlihatkan performa yang maksimal dan menjadi pembeda di sektor tengah Laskar Wong Kito.

Akselerasinya dalam melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan dan memberikan suplai bola kepada tiga penyerang yang berada digaris terdepan, seperti Manuchehr Jalilov, Esteban Vizcarra dan Alberto Goncalves. Mampu  membahayakan gawang yang dikawal kiper Gery Mandagi, serta  menciptakan beberapa peluang.

Hasilnya, satu assist yang disodorkannya kepada Esteban Vizcara pada menit 21′, berhasil  menghantarkan Laskar Wong Kito unggul lebih dulu. Pencapaian ini seolah menjadi pembuktian, bahwa dia memang layak menembus skuad utama dan mendapatkan posisi inti dalam starting eleven.

“Saya senang karena kembali dipercaya oleh pelatih sebagai starter. Sebagai pemain, saya tentunya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu dan memberikan permainan yang terbaik. Alhamdulillah, saya bisa memberikan assit dipertandingan itu,”ucapnya, Sabtu (1/12).

Baca Juga :   Persiraja VS Sriwijaya FC, Awas Menit Krusial !

Penampilan Hambali mulai terlihat menanjak tajam sejak laga sebelumnya melawan Persija. Pada laga itu, Hambali juga berperan besar dalam mengimbangi permainan tim berjulul Macan Kemayoran itu.

Dua gol yang dilesakkan Manuchehr Jalilov dan Alan Henrique ke gawang Sahar Ginanjar, tidak terlepas dari aksi briliannya dalam melakukan pergerakan dilapangan dan memberikan umpan terobosan.

Pemain jebolan Diklat sepakbola Ragunan ini mengatakan, dia bersyukur dapat memberikan kontribusi terhadap tim. Sebagai pemain, Hambali mengaku hanya berusaha maksimal dalam menjalankan intruksi pelatih dilapangan.

“Pelatih juga banyak memberikan masukan kepada saya, mengenai bagaimana cara bermain sesuai dengan yang diinginkannya. Yang jelas, setiap saya diturunkan, saya ingin memberikan hasil yang terbaik untuk tim ini,”imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih SFC Alfredo Vera mengungkapkan, keputusannya memberikan kesempatan kepada Hambali untuk mengisi posisi gelandang serang dan pengatur serangan. Memang telah sesuai dengan skema pertandingan yang  direncanakannya. Untuk meningkatkan alur serangan tim terhadap ke daerah pertahanan lawan, menjadi lebih maksimal.

Baca Juga :   Dukungan Moril dan Untaian Doa Iringi Perjuangan Sriwijaya FC

Sebab itulah, arsitek asal Argentina ini kemudian memilih menyimpan tenaga Zulfiandi. Salah satu gelandang pengangkut air terbaik di Indonesia saat ini, yang baru kembali dari timnas senior dan selama ini selalu menjadi pilihan utama di lini tengah bersama kapten tim Yu Hyun Koo. Agar permainan lebih agresif dan menyerang.

“Saya lebih memilih Hambali diposisi itu, karena kita ingin tampil lebih menyerang. Karena kita membutuhkan kemenangan dan poin,” terang Alfredo usai laga.

Dengan postur tubuh yang relatif kecil, memungkinkan Hambali untuk bergerak lincah. Saat melakukan tusukan ke daerah vital lawan dan kemudian menyodorkan umpan-umpan terukur ke pemain di barisan depan. Sedangkan Zulfiandi,  memiliki karakter bermain yang berbeda dan lebih fokus membantu keseimbangan dalam bertahan.

“Hambali tampil bagus di pertandingan kemarin. Tetapi tidak cuma dia. Seluruh pemain juga tampil sangat bagus,”ucapnya.(iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Ajak Masyarakat Dukung Sriwijaya FC, HD: Kita Harus Punya Rasa Memiliki

Palembang, Detik Sumsel-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengajak seluruh lapisan masyarakat, terus memberikan dukungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *