Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Dr. H. Sudirman D.hury .SH. MM. M.sc Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham saat gelar Perkara penangkapan 20 WNA
Dr. H. Sudirman D.hury .SH. MM. M.sc Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham saat gelar Perkara penangkapan 20 WNA

Buka Terapi Syaraf Ilegal,  20 WNA Diamankan Imigrasi

Palembang, Detik Sumsel,-

Membuka Praktik pengobatan ilegal di hotel bintang 5 Novotel Palembang, sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) diamankan pihak Imigrasi Kota Palembang, Kamis (10/1).

Ke 20 WNA tersebut di amankan pihak Imigrasi saat menjalankan praktik pengobatan Terapy penyakit syaraf di ballroom Novotel, dengan dihadiri beberapa pengunjung atau pasien pengobatannya.

20 warga negara asing (WNA) itu terdiri dari 16 WNA asal Malaysia yakni Khairul Azhar,Kellie Tan, Fong Chee, Ng Min Mieng, Lio On, KiHo Cun, Lam Hoi Wing, Lee Yo Shen, Leo Yang, Chap Lai Kin, Diong Ying, M Eddi, Widad, Cheong , Liew Jun dan Chap Lai. sedangkan 2 dari Republik Rakyat Cina (RRC) yakni Chan Wing Hong dan Lam Hoi Wing, 1 dari Hongkong yaitu Li On Ki dan 1 dari Belgia Ho Chun.

Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM Sumsel, Dr. H. Sudirman D.hury .SH. MM. M.sc mengatakan, pihak Imigrasi sebagai penjaga kedaulatan negara dalam lalulintas WNA yang masuk ke Indonesia pihaknya terus memonitor orang asing yang masuk ke Sumsel, Lalu didapati adanya pengobatan terapy kesehatan yang dilakukan oleh orang asing di Ballroom Novotel.

“Kita melakukan pemeriksaan ternyata 20 WNA tersebut memiliki paspor wisata bukanya untuk bekerja jadi menyalahi izin tinggal,” ujarnya Sudirman.

Dikatakanya, setelah dilakukan pemeriksaan instensif diketahui mereka sudah berada di Palembang selama dua hari dan rencanya akan berada disini selama tiga hari. Dimana, pengobatan seperti ini telah mereka lakukan di Medan dan Bali dengan nama Cris Liong Metode (CLM), “Pengobatan mereka dengan metode therapy dan menyebarkan informasi lewat online.Untuk sekali pengobatan sebesar Rp 4,5 juta,” terangnya.

Masih kata Sudirman, setidaknya ada ratusan orang yang menjadi pasien dalam pengobatan alternatif ini dan pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Disnaker terkait izin prakter pengobatan mereka serta pihak hotel dalam hal ini Novotel di karenakan, para WNA tidak berada didalam kamar melainkan dalam Ballroom.

“Untuk pimpinanya  diketahui yakni Cris Liong sedangkan yang  mengorganisir yakni Selvi. Kedepan kita akan cekal dan deportasi atau di tindaklanjuti secara projustitia untuk di limpahkan ke Meja kejaksaan agar disidangkan tergantung dari hasil pemeriksaan,” tukasnya.(Vot)
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Baca Juga :   Breaking News : Paslon Ilyas Panji-Endang PU Resmi Dibatalkan KPUD OI
Lakukan Penukaran Uang

About Poetra

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *