Gran Fondo
Sosialisasi dan forum diskusi transaksi non tunai (istimewa)

BSB Terapkan Transaksi Non Tunai di Seluruh Belanja Daerah

Palembang, Detik Sumsel – Terhitung sejak awal tahun 2018 lalu, Bank Sumselbabel mulai menerapkan transaksi non tunai untuk baik dalam bentuk AMPMK , cek, bilyer, gito, uang elektronik atau sejenisnya.

Kerjasama yang dilakukan BSB untuk pembayaran non tunai ini, untuk penerimaan daerah dengan menggunakan samsar Online, PBB online, sistem pajak daerah, retribsi daerah, dan BSB cash.

Sekretaris Perusahaan Bank SumselBabel – Faisal Sinin mengatakan, Surat edaran Kemendagri  No. 910/1866/SJ dan 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah dengan penerapan transaksi non tunai ini akan terciptanya Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah meliputi seluruh transaksi penerimaan daerah dan pengeluaran daerah.

Seluruh pengeluaran daerah, baiknitu belanja pembangunan, subsidi daerah, belanja rutin dg menggunakan Sistem Informasi Daerah (SIMDA), Cash Manajemen System (CMS), internet banking BSB, mobile banking BSB harus mengunalan non tunai.

Baca Juga :   38 Mahasiswa Unsri Berprestasi Terima Beasiswa dari BCA

“Ini sebagai langkah untuk mengurangi terjadinya penyelewengan anggaran yang dilakukan oknum yang tidak bertangung jawab, serta mempermudah transaksi tampa harus mengunakan dana tunai.”Hal ini terungkap dalam forum diskusi dan sosialisasi transaksi non tunai pemerintah daerah. Selasa (25/06)

Kegiatan sosialisasi ini di buka oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, dengan dilanjutkan paparan dan diskusi tentang pelaksanaan transaksi non tunai di pemerintah daerah di Indoneisa, kendala yang dihadapi dalam penerapanya.

Acara di hadiri sekretaris daerah, kepala DPKAD dan Kepala Badan Pendapatan Daerah, pemerintah daerah provonsi kab/kota se Sumatera dan se Kepulauan Bangka Belitung, dan cbDirektur Pemasaran Bpk. Antonius Prabowo Argo, dan komisaris.

Baca Juga :   Targetkan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tumbuh Bersama

Acara ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pemda yang telah menerapkan transaksi non tunai.

Ia menambahkan, dari 17 kabupaten  kota yang ada diSumsel, katagori
jumlah transaksi tertinggi pada cash management system BSB wilayah Sumatera Selatan  peringkat Pemrintah kota Palembang, kabupaten OKU, Kabupaten Muara enim.

Sedangkan untuk kepulauan Bangka Belitung, Pemprop kepulauan Bangka belitung, Kabupaten Belitung dan Pemkot Pangkal pinang.

Dan untuk kategori cashless pemintan kabupaten  OKU untuk wilayah Sumsel , dan Pemprov Babel untuk wilayah Bangka belitung.

Sedangkan untuk katagoru penerapa  kebijakan diberikan kepada kabupaten Banyuasin yang dinilai sudah menerapkan sistem non tunaii. (May/ril)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Siswa Baru Bakal Masuk Sekolah Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

Siswa Baru Bakal Masuk Sekolah Selama Tiga Hari, Catat Tanggalnya

Sekayu, Detik Sumsel – Memasuki  tahun ajaran baru sejumlah siswa baru yang akan memasuki sekolah, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *