Detik
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil menyaksikan kepala daerah meneken MoU kerja sama dengan BSB, Rabu (28/11).

BSB dan Tujuh Daerah Teken MoU Monitoring Penerimaan Pajak Online

Palembang, Detik Sumsel – Untuk membantu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bank Sumsel Babel (BSB) melakukan penandatangan perjanjian kerjasama (MoU) Pemanfaatan Sistem Monitoring Penerimaan Pajak online dengan tujuh pemerintah kota dan pemerintah kabupaten yang ada di Sumsel dan Kepulauan Bangka Belitung.

Perjanjian kerjasama Pemanfaatan Sistem Monitoring Penerimaan Pajak Online tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama BSB Muhammad Adil dengan Harnojoyo Wali Kota Palembang, SN Prana Putra Sohe Wali Kota Lubuk Linggau, Ir H Ridho Yahya MM Wali Kota Prabumulih, Alpian Maskoni Wali Kota Pagar Alam, Maulan Aklil Wali Kota Pangkal Pinang, H Sahani Saleh SSos Bupati Belitung, serta Yulianto Satin Wakil Bupati Bangka Tengah yang turut disaksikan oleh Pimpinan KPK, Basaria Pandjaitan.

“Acara ini diprakarsai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertujuan untuk mengoptimalisasikan PAD agar lebih tertib dan transparan, sehingga pembangunan daerah akan lebih baik lagi,” jelas Direktur Utama BSB, Muhammad Adil, Rabu (28/11).

Baca Juga :   Pegawai IPC Palembang Upacara Hari Pancasila Lewat Live Streaming

Adil menambahkan, ruang lingkup MoU tersebut meliputi tempat layanan penerimaan pembayaran Pajak Daerah melalui teknologi host to host dan layanan penyediaan alat perekaman data transaksi usaha sebagai objek pajak dan layanan BSB di seluruh kantor maupun channel elektronik dari Wajib Pajak ke Rekening Kas Umum Daerah.

“Untuk memaksimalkan PAD, BSB menyiapkan layanan di setiap kantor. Untuk tahap awal Bank BSB akan menyiapkan lebih kurang 700 unit tapping box yang akan dipasang pada mesin kasir hotel, restoran dan tempat hiburan, agar memudahkan pemerintah dalam memonitor pajak daerah yang dibayar secara online,” katanya.

Ditambahkannya, layanan yang diberikan pihaknya berupa transaksi dan penerimaan pembayaran pajak daerah secara terpusat  dalam sistem online melalui BSB. Serta layanan secara elektronik, diantaranya Setoran Tunai, Transfer antar Rekening,  auto debet, ATM, dan channel electronic bagi wajib pajak.

Baca Juga :   Lirik Pangsa Pasar Baru, SMBR Optimistis Rebut 5 Persen Pasar Semen Pontianak

Ia menambahkan, nasabah dapat melakukan pembayaran Pajak Daerah di Kantor BSB melalui layanan pada Counter Teller dan fasilitas lainnya yang sudah ada atau yang akan dikembangkan oleh pihak bank.

Pembayaran pajak daerah akan dianggap sah apabila jumlah uang yang diterima oleh Counter Teller adalah sebesar jumlah pajak yang harus dibayar oleh Wajib Pajak dan atau nasabah sebagaimana tercantum dalam faktur SPPT atau Kode Billing.

Sementara itu, Pimpinan KPK, Basaria Pandjaitan menjelaskan, prakarsa implementasi sistem monitoring penerimaan pajak online ini bertujuan agar pemerintah daerah lebih baik lagi dan transparan dalam mengelola keuangannya,  KPK mendorong transparansi agar pemerintah daerah dapat memaksimalkan PAD sehingga dapat menyejahterahkan masyarakat. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Penuhi Kebutuhan Pelanggan Melalui Omnichannel CVM

Palembang, Detik Sumsel – Menghadapai ketatnya kompetisi industri telekomunikasi dan besarnya tekanan dampak covid-19, XL …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *