Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Penyerahan cinderamata dari Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin (maya/detiksumsel.com)

BPH Migas Targetkan 17 Kabupaten Kota di Sumsel Miliki Jaringan Gas Kota

Palembang, Detik Sumsel – BPH Migas menargetkan 17 kabupaten kota di Sumsel memiliki jaringan gas kota (Jargas), sehingga konsumsi LPG masyarakat lebih murah dan terjangkau.

Saat ini, sudah ada tujuh kabupaten dan kota di Sumsel yang sudah dialiri jaringan gas kota seperti di Palembang, Prabumulih, Muara Enim, Pali, Ogan Ilir, Musi Rawas dan Musi Banyuasin dengan total 75.674 sambungan rumah tangga (SR).

Rinciannya yakni Kabupaten Pali : 5.375 sambungan rumah tangga, Musi Rawas : 5.182 SR, Muara Enim : 4.785 SR, Musi Banyuasin 6.031 SR, Palembang : 11.300 SR, Ogan Ilir 3.725 SR, dan Prabumulih : 39.276 SR.

Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa mengatakan, rencana pembangunan Jargas 2020 ditargetkan total 38.591 SR meliputi Ogan ilir 4.046 SR, Palembang 9.312 SR, Ogan komering ulu 5.000 SR, Muara enim 8.044 SR, Musi rawas 4.809 SR dan Musi Banyuasin 7.380 SR.

Baca Juga :   Harga Kompetitif, UNV Jadi Solusi Sistem Keamanan Anda

Fanshurullah mangatakan, pihaknya optimistis target pemasangan jaringan kota ini bisa segera terealisasi. Karena saat ini sudah ada kebijakan peraturan presiden, yang mengatur pengembangan jaringan gas kota dan dananya tidak harus dari APBN, tapi juga bisa dilakukan oleh investor.

Saat ini BUMD sudah berani mengajukan investaai, dengan meminjam modal dari pihak ketiga untuk pengembangan jaringan gas kota.

“Jaringan gas kota ini biayanya lebih murah daripada gas elpiji 3 kg, sehingga lebih hemat dan terjangkau oleh masyarakat, serta tidak perlu isi ulang lagi” paparnya disela kunjungan kerja Komisi VII DPR RI dan BPH Migas ke Sumsel, Jumat (16/10).

Baca Juga :   New Daihatsu Ayla dan Sirion Sasar Kalangan Melenial

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin mengatakan, Sumsel merupakan lumbung energi dan sudah mengekspor gasnya hingga ke Singapura dan kota lain di tanah air. Oleh sebab itu, sebelum membantu kota atau negara lain, lebih baik swasembada gas sendiri terlebih dahulu.

Jaringan gas kota untuk industri sudah dipelopori, dengan penyaluran gas ke PT. Pusri, sebagai bahan bakar perusahaan untuk memproduksi kebutuhan pupuk di Sumsel.

“Kita optimistis, secepatnya target pembangunan kargas di seluruh Susmel bisa dilakukan. Apalagi ketua BPTH Migas ini orang asli Sumsel, yang paham benar peluang dan potensi yang ada untuk mewujudkan ini,” ujarnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Maya

Avatar

Check Also

Sejak Wabah Virus Corona Merebak, Penjualan Gentong Air Meningkat

Palembang, Detik Sumsel — Wabah virus corona membawa berkah tersendiri bagi pedagang gentong air di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *