Pemerintah Kabupaten Banyuasin Siap Menyukseskan Asian Games Tahun 2018

Borong Kursi Poltekpar, Dua Sekawan Ditipu Rekan Bisnis 50 Juta

0
244
Rashifatus Shalikhah (24) dan Livia oktora (36) korban penipuan saat melapor ke SPKT Mapolresta Palembang.F:Poetra/Detik Sumsel
Rashifatus Shalikhah (24) dan Livia oktora (36) korban penipuan saat melapor ke SPKT Mapolresta Palembang.F:Poetra/Detik Sumsel

Palembang, Detik Sumsel,- Merasa sudah menjadi korban penipuan, dua sekawan Rashifatus Shalikhah (24) dan Livia oktora (36) warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terpaksa mendatangi SPKT Mapolresta Palembang guna melapor. Senin (3/9).

Keduanya melaporkan pria ber inisial AS (54) yang diduga telah membawa kabur uangnya sebesar Rp 50 juta yang akan dipakai bisnis dalam pengadaan barang di Poltekpar Palembang.

Kepada petugas kepolisian, Livia menuturkan kejadiannya itu berawal ketika ia dikenalkan oleh teman suaminya berinisial ED dengan AS.”Saya kenal dia dari temennya temen suami lalu, AS mengajaknya untuk kerja sama dalam bidang pengadaan barang berupa kursi di universitas tersebut,” ujarnya.

Akhirnya terjadilah kesepakatan untuk sebuah bisnis yang akan dijalaninya bersama AS.”Kami kenal karena dia (terlapor) datang ke rumah dikenalkan teman suami. ED bilang kenal sejak masa bujang. Jadi tidak akan bohong apalagi menipu akhirnya kami berbisnis masalah pengadaan kursi Poltekpar,” ungkap Livia.

Kemudian, dirinya memperkenalkan AS dengan Rashifatus untuk menjalankan bisnis tersebut. Terlapor berjanji akan memberikan 40 persen dari keuntungan yang didapatkannya kepada korban setiap satu bulan sekali.

Merasa sudah percaya, korban pun mentransfer uang kepada SA sebesar Rp 50 juta untuk menjalankan bisnis tersebut, namun setelah uang dikirim, SA melanggar perjanjian dan tidak memberikan keuntungan yang telah dijanjikannya.”Sudah kami hubungi dan kami datangi rumahnya tapi jawabannya seperti itu terus, saya kirim pesan whatsapp kepada istrinya sama saja jawabannya, Sekarang terlapor sudah tidak bisa dihubungi sejak 12 Agustus. Keluarganya lepas tangan, makanya kami lapor polisi,” terangnya.

Adanya laporan ini, Livia berharap dengan laporan yang telah dibuat, pihak kepolisian dapat segera menangkap pelakunya dan diproses sesuai hukum berlaku.”Saya harap polisi cepat menangkap pelakunya agar uang itu kembali lagi,” ungkap Livia.

Atas laporan tersebut Kasubag Humas AKP Andi Hariyadi membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban.”Sudah kita terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi,” tukasnya.(vot)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here