Pemprov
Randi Saputra pelaku pembobolan kotak amal masjid saat diamankan di Polsek Ilir Barat I Palembang

Bobol Kotak Amal Masjid, Pria Asal Sekayu Ditangkap Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Niat datang dari Sekayu untuk mencari kerja. Namun bukannya mencari pekerjaan Randi Saputra (28) justru melakukan pembobolan kotak amal di dua masjid di wilayah Bukit Besar Palembang.

Akibat aksinya tersebut Randi warga Jalan Way Hitam, Lorong Family I, Kecamatan Ilir Barat I ini harus mendekam jeruji besi Polsek Ilir Barat I karena aksinya dipergoki warga lalu diserahkan ke polisi.

Aksi pertama yang dilakukan Randi yakni di masjid Muhajirin di kawasan kampus dalam aksinya Randi membongkar dua kotak amal yang ada di dalam masjid dengan menggunakan obeng dan berhasil menggasak uang sebesar Rp 280 ribu yang ada didalam kotak amal.

Diaksinya yang kedua di masjid Jamik As Solihin Randi kepergok pengurus masjid saat membongkar kotak amal hingga akhirnya iapun diserahkan ke polisi.

Baca Juga :   Belum Sempat Dihisap, Herianto Keburu Diciduk

Dihadapan polisi, Randi mengaku ia baru sekitar seminggu datang ke Palembang dari kampung nya Babat Toman untuk mencari kerja. Tapi ia belum juga mendapatkan kerja hingga akhirnya ia nekat membongkar kotak amal di masjid.

“Aku dak katek duet mano anak aku nak bejajan. Jadi aku nekat bongkar kotak amal masjid,”katanya kepada wartawan Rabu (25/11/2020).

Diakui Randi ia datang ke masjid dengan menggunakan sepeda motor dalam perjalanan ia menemukan obeng. Obeng itulah yang digunakan nya untuk membongkar kotak amal.

“Kalau kotak amal di masjid Muhajirin saya dapat uang Rp 280 ribu. Nah waktu bongkar kotak amal di masjid yang kedua ketahuan pengurus masjid saya pun ditangkap dan diserahkan ke polisi,”bebernya.

Baca Juga :   Sempurnakan Kurikulum Lemhannas RI, Tim Evaluasi Sambangi Kodam II/Swj

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Deni Triana didampingi Kanit Reskrim Iptu Ginting mengatakan pelaku merupakan pelaku spesialis pencurian kotak amal masjid bahkan pelaku dua kali melakukan aksinya didua masjid pelaku beraksi disiang hari.

“Modus pelaku membongkar kotak amal masjid dengan obeng saat kondisi masjid dalam kondisi sepi. Pelaku ditangkap pengurus masjid saat melakukan aksi yang kedua kalinya,”katanya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa tiga kotak amal masjid yang telah dibongkar tersangka dan uang sebesar Rp 280 ribu yang ada didalam kotak amal. “Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukumannya lima tahun penjara,”terangnya.(oji).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Ditembak Polisi, Pembobol Konter HP Ini Berjalan Terpincang – pincang

Palembang, Detik Sumsel — Hendra Suwandi alias Ujang (32) warga Jalan Pangeran Ratu Lorong Family …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *