Iklan Detik Sumsel

BNI Tambah 500 Channel Merchant YAP! Tahun Ini

0
48
Customer Care Service BNI Musi menunjukkan aplikasi berbasis QR Code, YAP! di ponsel pintarnya. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel – Semakin tingginya transaksi non tunai saat ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berencana akan menambah 500-an channel merchant agent Your All Payment (YAP!) di wilayah Sumsel di tahun 2019.

Penambahan fasilitas pembayaran melalui aplikasi berbasis QR Code tersebut harus segera dilakukan bila ingin bersaing di tengah semakin menggiatnya transaksi non tunai.

“Tahun 2018 lalu merchant YAP! di Palembang sudah sekitar 500-an merchant dan tahun 2019 ini akan kita tambah 500 lagi,” ujar Pimpinan BNI Cabang Palembang, Dodi Widjajanto, Senin (07/01).

Selain di Palembang, penambahan merchant dan agent pun juga siap merambah kota dan kabupaten lain di Sumsel.

Hingga kini dua kota lain di Sumsel yakni Kota Prabumulih dan Lubuklinggau, tercatat menduduki posisi teratas setelah Palembang yang menggunakan aplikasi YAP!.

“Nantinya di setiap kota lain di Sumsel yang punya mall juga akan bisa transaksi menggunakan aplikasi ini. Ke depannya akan kita garap maksimal,” jelas Dodi.

Sementara itu, bank BUMN ini juga belum akan memberikan fasilitas pembiayaan melalui sistem kredit online dan akan memberikan tambahan kredit sekitar 15 persen dibanding tahun lalu.

“Untuk masuk ke kredit online atau fintech untuk tahun ini belum kami fokuskan. Saat ini penyaluran kredit masih akan terus berfokus pada kredit konvensional berupa kredit usaha rakyat (KUR) untuk pengusaha UMKM dan kredit konsumsi,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk penyaluran kredit konsumsi pihaknya akan meningkatkan penyaluran kredit di sektor properti yang meliputi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan renovasi rumah.

Pembiayaan perumahan pun akan lebih memperbesar pembiayaan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurutnya, pada tahun lalu pasar rumah komersil memang penjualannya agak lesu sehingga dengan mengacu pada hal tersebut, di tahun ini pihaknya akan gencarkan untuk pembiayaan rumah bersubsidi.

“Upaya ini juga sebagai bentuk dukungan untuk program pemerintah dalam membangun rumah murah. Namun tanpa mengesampingkan pembiayaan rumah komersial untuk nasabah prioritas BNI, nasabah Emerald,” katanya. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here