Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Palembang Bidang TI Polda Sumsel Sediakan Website Seputar Informasi Hoax

Bidang TI Polda Sumsel Sediakan Website Seputar Informasi Hoax

Tanggal : Pukul :
100
0
Seminar ketahanan informasi yang diadakan Badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumbagsel dan Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Sumatera Selatan dihotel Duta Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Ilir Barat I Palembang

Palembang, Detik Sumsel — Kabid Teknologi Informasi Polda Sumsel Kombes Pol Abdul Latif Maulana Said mengatakan bagaimana masyarakat, mahasiswa dan pemuda untuk dapat mengerti secara bertanggung jawab seiring berkembangnya media sosial, media informasi maka pengguna nya harus mempunyai batasan.

Hal ini disampaikan dalam seminar ketahanan informasi yang diadakan Badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumbagsel dan Dewan Pimpinan wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Sumatera Selatan dihotel Duta Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Minggu (20/10).

Menurutnya, pengguna media sosial dan media informasi harus mampu memilih dan memilah mana informasi ataupun berita yang benar dan mana yang hoax serta berita yang berisi ujaran kebohongan dan ujaran kebencian yang bisa memicu  perpecahan, adu domba dan fitnah.

“Hal ini dikaitkan dengan rencana Pilkada serentak di tujuh kabupaten kota di Sumsel yang akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang agar pesta demokrasi Pilkada di Sumsel bisa berjalan aman dan damai,”ucapnya.

Dihadapan, peserta seminar, Kombes Pol Abdul Latif juga mengingatkan kembali ancaman hukuman bagi orang yang menyebarkan ujaran kebohongan dan ujaran kebencian ataupun fitnah.

“Melalui penyampaian ini diharapkan kita semua terhindar dari perbuatan ujaran kebencian dan ujaran kebohongan yang bisa menimbulkan perpecahan,”bebernya.

Polda Sumsel juga melalui Bidang Teknologi informasi menyediakan email dan alamat website bagi masyarakat yang ingin menanyakan informasi ataupun berita yang didapatkan hoax ataupun tidak.

Sementara itu, ketua Badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumbagsel Bambang Irawan mengatakan tujuan dari seminar ini untuk ketahanan informasi di Sumsel artinya berbagai hoax yang dikelola berpusat di ibu kota negara Indonesia yaitu Jakarta.

“Disinilah sarang nya hoax, artinya bagaimana cara stake holder, salah satu Polda Sumsel untuk menangkal isu isu hoax terutama menjelang Pilkada serentak di tujuh kabupaten kota di Sumsel tahun 2020 mendatang,”ujarnya.

Dikatakan, Bambang dua dari tujuh kabupaten kota di Sumsel yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020 mendatang masuk zona merah rawan rawan konflik.

“Artinya disinilah diperlukan peran Polri dalam hal ini Polda Sumsel untuk mencegah hal hal yang berbau hoax, ujaran kebohongan dan ujaran kebencian,”tandasnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here