Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Karyawan Kedaung saat menata barang- barang pecah belah, Senin (01/10).

Biaya Produksi Meningkat, Kedaung Naikkan Harga

Palembang, Detik Sumsel – Sejak satu bulan terakhir, penjualan barang pecah belah di Kedaung mengalami penurunan, terutama penjualan grosir yang turut mencapai 10 persen lebih. Sedangkan untuk penjualan shorow masih baik meski mengalami penurunan juga.

Penurunan ini sudah sangat terasa dari total transaksi yang biasanya per hari mencapai 170 transaksi, saat ini ada 100-150 transaksi.

“Biasanya bulan sekarang  penjualan sangat tinggi, karena kebanyakan konsumen mulai mempersiapkan untuk kebutuhan akhir tahun, terutama hotel yang sudah mulai melakukan pemesanan persiapan, seperti perlengkapan untuk dinner berupa cangkir set, yang banyak permintaan seperti tahun sebelumnya. Tapi untuk tahun belum ada permintaan,” jelas Chandra Wati, Supervisor Kedaung Tabletop Palembang, Senin (01/10).

Baca Juga :   Dongkrak Penjualan Dengan Pizza On The Street

Ia menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan saat ini, dengan menghadirkan promo cuci gudang untuk beberapa produk tapi tidak seluruhnya mengikuti promo ini, hanya item tertentu saja. Seperti sendok dan garpu dan beberapa barang lainnya.

“Sebenarnya, untuk harga yang kita tawarkan sangat terjangkau, untuk harga kita tawarkan mulai dari hara Rp 1.300 sampai Rp 750 ribu untuk dinner set,” katanya.

Selain penurunan permintaan, untuk harga juga mengalami kenaikan sekitar lima persen. Kenaikan ini akibat pengaruh kenaikan harga dollar.

Baca Juga :   Wonderful Holiday Exhibition, Berhadiah Voucher Belanja Hingga Tiket Pesawat Keluar Negeri

“Kita terpaksa menaikan harga 5 persen dari harga semula, karena tingginya biaya produksi, yang membuat kita mau tidak mau harus menaikkan harga agar operasional tetap jalan. Kenaikan sendiri sudah berlaku sejak satu pekan lalu  untuk all produk,” ujarnya.

Saat ini, yang bisa dilakukan pihaknya untuk mendongkrak penjualan yakni dengan cara promo dan servis bagi konsumen loyal, terutama konsmen grosir yang menjadi penopang utama penjualan. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Maya

Avatar

Check Also

Berharap Bioskop di Palembang bisa kembali Operasional Akhir Bulan Ini

Palembang, Detik Sumsel – Bila Jakarta sejumlah bioskop sejak Rabu (21/10) telah kembali operasional, maka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *