Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Gubernur BI Perry Warjiyo saat Rapat Dewan Gubernur BI yang disiarkan secara daring. (Istimewa)

BI Tetapkan Bunga Acuan 4 Persen, Jaga Stabiltas Nilai Tukar Rupiah

Palembang, Detik Sumsel  – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuannya di posisi 4 persen dibulan ini setelah sebelumnya suku bunga acuan juga berada pada angka empat persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo saat Rapat Dewan Gubernur BI yang disiarkan secara daring mengatakan, keputusan mempertahankan suku bunga acuan pada posisi yang sama karena mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah inflasi yang diperkirakan tetap rendah dan untuk mendukung ekonomi nasional.

“Rapat Dewan Gubernur BI memu
tuskan untuk mempertahankan bunga acuan BI 7days reverse repo rate 4%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat (18/09).

Penurunan bunga acuan ini juga diikuti dengan deposit facility yang tetap di posisi 3,25% dan lending facility di posisi 4,75%.

Baca Juga :   Peringati HUT ke-8, Go-Jek Usung 3 Konsep Ini 

Selain itu, bank sentral juga menerapkan sejumlah sejumlah kebijakan untuk memulihkan perekonomian nasional akibat goncangan pandemi covid-19 dengan menerapkan lima langkah yakni melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekansime pasar,  memperkuat strategi operasi moneter guna meningkatkan transmisi stance kebijakan moenter longgar yang ditempuh.

Selain itu BI juga memperpanjang periode ketentuan insentif pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah sebesar 50 bps bagi bank yang menyalurkan kredit UMKM dan ekspor impor serta kredit non UMKM sektor prioritas yang ditetapkan dalam PEN dari semula 31 des 2020 diperpanjang menjadi sampai dengan 30 juni 2021.

Baca Juga :   Pertahankan Market Leader, Mitsubishi Hadirkan 4 Tipe Kendaran Sekaligus

BI juga mendorong pengembangan instrumen pasar uang untuk mendukung pembiayaan korporasi dan UMKM sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional.

Serta melanjutkan perluasan akseptasi QRIS dalam rangka mendukung program PEN dan pengembangan UMKM lewat perpanjangan kebijakan merchant discount rate 0% untuk usaha mikro atau UMI yang semula dari 30 September 2020 menjadi sampai dengan 31 Desember 2020.

“Kedepan, BI akan terus menempuh langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional, sembari mencermati dinamika perekonomian global dan pasar keuangan global serta penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhdap prospek perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu,” tutupnya.(May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Maya

Avatar

Check Also

Peringati HUT ke-8, Amanzi Siapkan Promo Spesial, Tiket Hanya Rp19 ribu

Palembang, Detik Sumsel – Wahana Rekreasi bermain air Amanzi Water Park siap menerima pengunjung yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda