Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Beri Izin Napi Keluar, Oknum Lapas Lahat Di Nonaktifkan

Beri Izin Napi Keluar, Oknum Lapas Lahat Di Nonaktifkan

Tanggal : Pukul :
928
0
Kepala Lapas Klas ll A Lahat, Herman Sawiran BcIP SH. Foto Istimewa

Lahat, Detik Sumsel — Pasca dua hari berdiam diri, terkait adanya narapidana yang bisa keluar dari kurungan penjara. Hingga melakukan penganiayaan terhadap Hertisa (25), warga Bedeng Bandar Agung, Kelurahan Bandar Jaya, Kota Lahat. Sabtu (7/9), sekitar pukul 22.00 WIB lalu. Pihak Lapas Klas II A Lahat akhirnya angkat bicara.

Ketua Tim Pemeriksa Lapas Lahat, Firzon SAg membenarkan, kejadian tersebut murni kesalahan oknum Lapas Lahat berinisial DA. Dimana saat itu DA selaku Komandan Regu penjagaan, sudah mengizinkan Irwansyah (38) keluar dari kurungan. Dengan alasan ingin menjenguk istrinya yang sedang sakit.

“Apa pun alasannya, oknum petugas kami sudah menyalahi prosedural,” terang Firzon, mewakili Kepala Lapas Klas ll A Lahat, Herman Sawiran BcIP SH, Selasa (10/9).

Lanjut Firzon, ulah nakal DA itu tidak ketahuan, karena petugas jaga lainnya sedang ada di blok dan ruangan lain. Dari hasil pemeriksaan, DA mengaku hal itu dilakukannya karena unsur kemanusiaan. Karena Irwansyah memohon izin minta di kawal pulang ke rumahnya, sembari bersujud kepada petugas DA.

“Hasil pemeriksaan sudah dilaporkan ke Kanwil untuk diproses. Saat ini yang bersangkutan (DA red), sudah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai petugas Lapas Lahat,” jelasnya.

Sebelumnya, warga di sekitar kontrakan Hertisa (25), dibuat geger oleh suara teriakan Hertisa. Pasalnya, warga menuding, ada pelaku kejahatan yang hendak melakukan pemerkosaan terhadap janda muda ini. Rupanya itu ulah mantan suaminya sendiri, Irwansyah, yang berupaya menerobos masuk ke kontrakannya. Lalu mengancam Hertisa, sambil memukul kepala, juga menendang perutnya.

Warga yang mendengar langsung menelpon pihak berwajib, hingga Irwansyah diamankan tanpa perlawanan. Saat dibawa ke SPKT Polres Lahat, Irwansyah berdalih keluar Lapas karena disuruh petugas Lapas membeli rokok.

“Karena tidak ada laporan resmi, terkait kejahatan yang dilakukan lelaki tersebut. Terpaksa kita kembalikan lagi ke Lapas Lahat,” terang Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma SIK, Minggu (9/9) lalu. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here