Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Tokoh Berdakwah Sambil Berpolitik, Ini Tujuan Ustadz Yayan Terjun ke Politik

Berdakwah Sambil Berpolitik, Ini Tujuan Ustadz Yayan Terjun ke Politik

Tanggal : Pukul :
702
0
Ustadz H Masagus Fauzan Yayan SQ (Ustadz Yayan) Calon anggota Legislatif DPRD Provinsi Sumsel dari Partai Keadilan Sejahtera

Palembang, Detik Sumsel — Kurang dari enam bulan lagi rakyat Indonesia akan menggelar pesta demokrasi. Pesta lima tahunan ini, rakyat Indonesia akan memilih pemimpin baik presiden maupun DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk lima tahun kedepan.

Partai peserta pemilu 2019 sudah mulai bergeriliya mengkampanyekan partai nya maupun calon anggota legislatif. Dilihat dari latar belakang calon yang disuguhkan pun beragam mulai dari mantan kepala daerah, wiraswasta, pensiun PNS, TNI, Polri, pengusaha, selebriti hingga Kiai maupun ustadz tidak ketinggalan untuk mewarnai kontestasi politik di Indonesia.

Salah satunya ustadz H Masagus Ahmad Fauzan (dipanggil ustadz Yayan) yang ikut terjun mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif DPRD Provinsi Sumsel melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berikut wawancara wartawan Detiksumsel.com Fauzi dengan Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Sumsel Ustadz H Masagus Fauzan Yayan SQ Kamis 22 November 2018.

1. Mengapa anda memilih terjun ke dunia politik?

Untuk mengembangkan sayap dakwah dari kultural (masyarakat) masuk ke struktural (negara)

2. Apa tujuan dan motivasi anda terjun ke dunia politik?

Saya merasa terpanggil untuk turun tangan, karena prihatin dengan kondisi sosial di tengah masyarakat. Yang sudah kehilangan sikap kesetiakawanan dan solidaritas sosial. Yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin. Dalam konstitusi disebutkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Tapi faktanya masih banyak anak yatim dan putus sekolah terlantar.

Untuk itu perlu adanya keberpihakan terhadap mereka kaum dhuafa (lemah) dan mustadh’afin (tertindas). Mau tidak mau negara harus hadir untuk melindungi segenap tumpah darah rakyat Indonesia.

3. Apa modal yang anda miliki untuk terjun ke dunia politik?

Modal yang saya miliki adalah modal sosial. Kita lahir dari umat dan rakyat kecil (wong cilik). Sumsel tanah kelahiran saya asli wong Palembang. Kakek buyut saya Kiai Marogan pelopor dakwah dan pewakaf dua masjid tua bersejarah dikota Palembang.

4. Jika terpilih jadi anggota Dewan apa yang akan anda benahi?

Saya akan fokus pada pengembangan SDM yang unggul lahir dan bathin. Pendidikan keagamaan seperti pesantren dan rumah tahfidz di tiap desa. Selama ini sudah kita gerakkan secara swadaya masyarakat. Tinggal payung hukum dan keterlibatan negara.

5. Bagaimana pandangan anda situasi politik di Sumsel khususnya dan Indonesia umumnya?

Muncul Ghiroh umat untuk memperjuangkan aspirasi umat.

Berdakwah sambil berpolitik dengan memperlihatkan sikap politisi yang dekat dengan masyarakat, memperjuangkan agenda kerakyatan dan berakhlak mulia. Berpolitik yang santun dan menjauhi praktek KKN (kolusi, korupsi, nepotisme). Menyambungkan aspirasi umat dan ulama seperti agenda menyemarakkan pengajian anak-anak melalui TK TPA dan Rumah Tahfidz, anggaran untuk pesantren, dan majelis taklim.

“Saya akan mendorong pembangunan rumah wakaf untuk yatim piatu dan pemanfaatan zakat untuk fakir miskin. Untuk itu yang dibutuhkan adalah regulasi dan payung hukum seperti Perda (Peraturan Daerah), dan Pergub (Peraturan Gubernur).

Biodata

Nama : H Masagus Fauzan Yayan SQ

Tempat tanggal lahir : Palembang, 20 Agustus 1981

Pendidikan terakhir : S1 Fakultas Dakwah Jurusan KPI

Nama istri : Umi Cholifah

Anak : 3. 1. Masayu Anna Lucky Haza, 2. Masagus Ahmad Syakir Mansur,  3. Masayu Qurrota Aini Hafiza

Alamat : Jalan Pertahanan Ujung Komplek Masjid Alkausar RT 53, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang.

Organisasi : HMI, Yayasan Rumah Tahfidz Sumsel, Barisan Nusantara

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here