Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Deputi bidang pemberantasan PPATK Firman Santiabudi dan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman saat menunjukkan barang bukti berupa uang tunai 1,7 miliar milik tersangka Danil Saputra

Berawal dari Suap, Polisi Berhasil Sita Aset Danil Senilai 8,4 Miliar

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menyebut pengungkapan kasus TPPU yang menjerat Danil Saputra berawal dari tersangka Danil yang berupaya menyuap penyidik sebesar 1,7 miliar saat ditangkap.

“Kasus TPPU ini kami ungkap berawal dari pengungkapan peredaran sabu di Lapas Merah Mata. Saat akan kami proses tersangka mencoba menyuap penyidik dengan menawarkan uang Rp 1,6 miliar dan Rp 100 juta tunai,” kata Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman saat pres rilis TPPU di Mapolda Sumsel (24/7).

Lanjutnya waktu itu, penyidik langsung koordinasi dengan dirinya dan Kapolda Sumsel yang kala itu dijabat Irjen Zulkarnain. Penyidik pura-pura menerima suap dan kasusnya tidak diproses.

“Penyidik berkoordinasi dengan PPATK untuk melacak aset-aset Danil. Dari hasil pelacakan, diketahui ada aset miliaran dari hasil kejahatan yang sudah dialihakan untuk bisnis. Seluruh aset itu ada di Aceh, Palembang dan Sumatera Utara yang dikelola oleh keluarga Danil,”tuturnya.

Dalam waktu 6 bulan melakukan pelacakan Aset tersangka Danil sehingga bisa ditemukan.

Sementara itu, Deputi Pemberantasan PPATK Irjen Firman Shantyabudi mengatakan tindakan yang dilakukan penyidik sudah sesuai jalur hukum dengan melakukan penyitaan aset milik Danil Saputra dirinya mengapresiasi upaya penyidikan yang dilakukan penyidik.

“Kehadiran saya di sini mengaprsiasi rekan-rekan di wilayah karena untuk mengungkap TPPU di kasus narkoba. Jadi saya sampaikan pengungkapan kasus TPPU itu tidak mudah dan perlu keseriusan dan keuletan,” katanya.

“Polda sumsel ini menunjukkan bahwa kemampuan penyidikan penyidik sudah mampu melakukan penyidikan dengan baik. Kita menghadapi kejahatan TPPU ini memang harus menguatkan jaringan karena biasanya mereka sangat pandai sekali menyembunyikan aset kejahatan,” kata Firman.

Menurutnya, penanganan kasus narkoba tidak hanya menyelamatkan hanya hasil dari kejahatan. Tetapi juga menyelamatkan generasi bangsa dari peredaran narkoba.(oji)

About Fauzi

Check Also

Demi Dekat Dengan Anak – anak, Sertu Sri Sudiyanto Rela Traktir Es krim

Karanganyar, Detik Sumsel — Banyak cara yang dilakukan para anggota Satgas TMMD Reguler ke-109 Kodim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *