Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Netizen Bendera Tauhid Dibakar, Mardani Unggah Foto Jokowi

Bendera Tauhid Dibakar, Mardani Unggah Foto Jokowi

Tanggal : Pukul :
537
0
Mardani Ali Sera

Jakarta, Detik Sumsel- Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengunggah foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memegang kaligrafi bertuliskan kalimat tauhid ‘Laa ilaaha illallaah Muhammad Rasulullah’ berwarna putih.

Mardani yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi PKS mengunggah foto tersebut di akun twitternya @MardaniAliSera pada Senin (22/10). Tampaknya, Mardani mengunggah setelah beredar video Banser membakar bendera hitam kalimat tauhid di Garut.

“Ini contoh kaligrafi tulisan syahadat (tauhid), kalimat yang sangat penting & agung buat umat Islam,” kata Mardani lewat twitternya.

Menurut dia, saat ini banyak ditemukan dalam berbagai tulisan di kanvas, kain, bendera, dan lain-lain. Berlatar belakang putih, biru, hijau, hitam, dan lain-lain.
“Jangan dinistakan sperti diinjak-injak, apalagi dibakar,” ujarnya.

Baca Juga :   Bentuk Stuktur Organisasi, Relawan Dulur PADI Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Sebelumnya diberitakan, media sosial kembali diramaikan dengan aksi ormas Banser yang diduga melakukan pembakaran bendera tauhid saat acara Hari Santri Nasional di Garut, Senin (22/10).

Salah satu videonya diunggah oleh pegiat media sosial Mustofa Nahrawardaya. Mustofa yang juga menjabat Direktorat Relawan Nasional BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu menyayangkan aksi tersebut.

Sementara Ketua Umum PP GP Ansor ,Yaqut Cholil mengakui adanya peristiwa pembakaran bendera tauhid tersebut di Garut. Namun, dia mengklaim bendera tauhid tersebut dibakar karena merupakan bendera milik Hizbut Tahrir Indonesia.

Baca Juga :   Debat Capres-Cawapres Mampu Memberikan Magnet Dalam Meraih Dukungan

“Saya sudah cek teman-teman di Garut, tempat di mana pembakaran itu terjadi. Sudah saya tanyakan juga ke pengurus di sana, teman-teman yang membakar itu melihat bendera tersebut sebagai bendera HTI. Saya mencoba memahami dari sudut pandang yang berbeda bahwa apa yang dilakukan teman-teman itu adalah upaya menjaga kalimat tauhid. Jika bukan bendera yang ada tulisan tauhidnya, bisa jadi, oleh mereka tidak dibakar, tetapi langsung buang saja ke comberan,” kata Yaqut.(net)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here