Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Bawa Satu Paket Sabu Bebas, Ini Tanggapan Direktur Narkoba Polda Sumsel

Bawa Satu Paket Sabu Bebas, Ini Tanggapan Direktur Narkoba Polda Sumsel

Tanggal : Pukul :
511
0
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara beberapa waktu lalu mengintrogasi Wawan Septiadi pemilik satu paket sabu

Palembang, Detik Sumsel — Wawan Septiadi (33) yang pernah ditangkap anggota Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda dalam operasi premanisme Senin 16 Juli 2018 lalu.

Saat itu dari dalam tas pria kurus ini anggota menemukan satu paket kecil narkoba jenis sabu sabu sehingga oleh anggota Subdit III Jatanras kasus Wawan pun dilimpahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel.

Namun yang menjadi pertanyaan Wawan bebas dan kini ia kembali ditangkap dalam kasus pengrusakan mobil bersama teman Rizki Oktadianto alias Emen dikawasan parkir di Jalan Dempo Luar, Kecamatan Ilir Timur I Palembang Selasa (16/10).

“Waktu itu aku memang pernah ditangkap oleh polisi razia preman aku kedapatan bawak sabu. Sudah itu diserahkan sama narkoba seminggu aku disano dibebaskan ado keluargo aku yang ngurus ngeluarke duet limo puluh juta,”ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman mengatakan pihaknya hanya menerima serahan tersangka dari Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel atas nama Wawan Septiadi dengan barang bukti narkoba jenis sabu sabu seberat 0,14 gram pada tanggal 16 Juli.

“Karena barang bukti nya hanya 0,14 gram dan plastik kosong nya saja berat 0,13 gram, tidak mungkin kami ambil sampel nya. Maka dari itu sesuai SOP maka yang bersangkutan keesokan harinya yaitu pd tanggal 17 Juli, kami serahkn ke BNN untuk dilakukan rehabilitas,”katanya kepada wartawan Senin (23/10).

Setelah dilakukan pemberkasan Wawan yang diserahkan ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi. Yang bersangkutan pun diterima oleh BNN dan diberikan tanda terima oleh petugas BNN.

“Silahkan tanya dan cek BNN mengapa yang bersangkutan sudah keluar dan terkait pernyataan Wawan bahwa dia keluar diurus oleh keluarga nya itu tidak benar karena satu hari setelah penyerahan dari Krimum yang bersangkutan telah kami limpahkan ke BNN dan jika mengatakan seminggu baru keluar, saya pastikan tidak dari Direktorat Narkoba karena kami tidak pernah mengeluarkan tersangka yang sudah ditangkap apalagi barang bukti sudah ada,”jelasnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here