Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Bawa 15 Kg Sabu dan 12 Ribu Butir Inek ke Empat Lawang,...

Bawa 15 Kg Sabu dan 12 Ribu Butir Inek ke Empat Lawang, Warga Aceh Dihukum Mati

Tanggal : Pukul :
349
0
Bawa 15 Kg Sabu dan 12 Ribu Butir Inek ke Empat Lawang, Warga Aceh Dihukum Mati
Suasana saat sidang online terdakwa Adnan, di PN Lahat. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Pengadilan Negeri Lahat menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Adnan (33). Warga asal Desa Pante Pirak, Aceh Utara, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam itu, terbukti melanggar 114 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, atas kepemilikan sabu-sabu seberat 15,876 kilogram dan 12 butir ekstasi.

Vonis mati ini lebih tinggi dari tuntutan M Ihsa selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dimana sebelumnya menuntut hukuman seumur hidup terhadap terdakwa.

“Memutuskan hukum mati terhadap terdakwa. Terdakwa diberikan waktu tujuh hari kedepan untuk melakukan upaya hukum,” demikian poin putus majelis hakim diketuai Yoga Dwi Nugroho SH MH, dengan anggota Verdian Martin SH, Saiful Brow SH, dalam sidang secara online di PN Lahat, Rabu (1/4).

Baca Juga :   Pecatan Polisi Diringkus dalam Kasus Kepemilikan Senpira

Sebelumnya, Adnan berhasil dibekuk anggota Satlantas Polres Empat Lawang, yang menggelar razia depan Pos Lantas Talang Gunung, Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Selasa (20/8/2019), sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu Adnan yang merupakan mantan kades di Aceh ini mengemudikan mini bus Toyota Avanza nopol BL 1493 AB. Saat dihentikan petugas, Adnan yang melaju dari Aceh dengan tujuan Palembang, terlihat gugup.

Baca Juga :   Polres Lahat Ringkus Pembeli dan Pengedar Daun Setan

Sehingga petugas melakukan pemeriksaan dalam mobil. Alhasil, satu tas ditemukan didalam mobil. Awalnya, Adnan mengaku isi tas itu hanya baju. Namun, saat dibongkar berisi sabu-sabu dengan kemasan teh. Namun, Adnan masih mengelak barang tersebut bukan miliknya, melainkan milik temannya Ndo (DPO).

Ia menjelaskan kenal dengan Ndo (DPO) dari Aceh di tempat warung dan di ajak ke Palembang, saat di ajak saya di jemput dengan tujuan ke Palembang. Kemudian di SPBU Muratara Ndo (DPO) turun dan mengimingi uang sepuluh juta untuk melanjutkan perjalanannya sampai di Palembang. (heru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here