Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Banyak Kerikil, Liku Lematang Ancam Pengendara
Liku Lematang Indah Yang saat Ini banyak Kerikil dan Pasir yang cukup membahayakan pengendara Akibat Adanya Perbaikan Dan Pembangunan

Banyak Kerikil, Liku Lematang Ancam Pengendara

Pagaralam, Detik Sumsel – Adanya perbaikan dan pembangunan Alinyemen di di jalan Pagaralam-Lahat tepatnya di liku Lematang Indah. Membuat di jalur tersebut, kerikil dan pasir memenuhi badan jalan serta dipenuhi debu karena pengerjaan pengikisan tebing di jalur tersebut cukup membuat mengancam keselamatan pengendara khusunya sepeda motor.

Diketahui upaya pengikisan tebing Lematang Indah dilakukan agar jalur tersebut lebih lebar, karena jalur tersebut menikung ditanjakan yang disinyalir akan membahayakan pengendara yang melintas.

Salah satu warga Pagaralam, Ahkammudin (34) mengatakan, saat melintas di liku Lematang Indah, pengendara harus berhati-hati. Karena di jalur ini cukup banyak kerikil di tengah jalan bercampur pasir. Ditakutkan kendaraan roda dua menikung bisa tergelincir.

Baca Juga :   Tabligh Akbar HUT Lubuklinggau ke-18 Meriah

“Kerikil ditambah pasir sangat membahayakan pengendara yang melintas. Kami berharap sisa meterial atau pengerjaan ini bisa dibersihkan. Apalagi, kendaraan sudah ramai melintas dijalur ini,”katanya, Senin (17/09).

Hal senada juga dikatakan Herian (40) warga Dusun Muara Tenang, Kecamatan Dempo Selatan, untuk melintas diliku mesti pelan-pelan dikarenakan banyak batu, dan pasir dijalanan. Ditambah kalau cuaca panas jalan dipenuhi debu.

*Selain itu, pada malam hari jalur ini sangat gelap, diharapkan pemerintah bisa memasang lampu penerangan jalan agar pengendara aman melintas,” pungkasnya.(rendi)

Baca Juga :   Herman Deru: Naik Haji Itu Panggilan, Makanya Harus Bersyukur
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Hadiri Puncak Hari Santri Nasional, HD Minta Santri Manfaatkan Teknologi

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru meminta para santri di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *