Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
BANK INDONESIA
BANK INDONESIA
Beranda Perbankan Bank Syariah Mulai Lirik Dana APBN dan APBD

Bank Syariah Mulai Lirik Dana APBN dan APBD

Tanggal : Pukul :
328
0
Ketua Asbisindo Propinsi Sumatera Selatan, Sekan Noer (Maya/Detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Secara perlahan namun pasti bank Syariah dengan segala keterbatasanya mulai tumbuh meski market share 6 sampai 7 persen.

Ketua Asbisindo Sumatera Selatan, Sekan Noer mengatakan, meski market share masih kecil, tapi pihaknya akan terus mengejar market yang masih dimonopoli  bank konpensional. “Kita optimistis, hingga akhir tahun nanti market akan tumbuh 5 sampai 10 persen,”jelasnya, Jumat (03/08).

Untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan roodshow keseluruhan daerah di Sumsel, untuk mensosialisasikan tentang keunggulan yang dimiliki bank syariah, dan memberika  pemahaman penuh kepada masyarakat yang mungkin selama ini masih belum memahami tentang keunggulan bank Syariah.

Tidak hanya kepada masyarakat, tapi pihaknya juga mulai melirik dana pemerintah baik dana APBN maupun dana APBD , baik dalam hal pengadaan barang, pembayar gaji atau pendanaan proyek pemerintan mengunakan bank Syariah.

“Ini yang perlu segera digarap bila ingin meningkatkan market share bank syariah, ” katanya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan ada 14 bank Syariah di Sumatera Selatan. “Kami tidak akan mengutak-atik yang 7 persen tersebut, tapi kami akan mengarap diluar itu karena bank Syariah tidak hanya untuk muslim saja, tapi juga non muslim,” jelasnya.

Sekan menambahkan, sebenarnya potensi di Sumsel sudah sangat besar saat ini, tapi memang kurang sosialisasi.

Dari total aset perbankkan di Sumbangsel, bank konpensional masih menguasai dengan total aset Rp 117 triliyun, syariah baru Rp10,9 triliyun atau 10 persen dari aset bank yang ada.

Untuk kredit dan pembiayaa kompensional sebesar Rp99,16 triliyun  sedangkan bank syariah Rp90.4 triliyun. Sedangkan untuk dana pihak ketiga (DPK)Rp 104,4 triliyun dan bank syariah hanya Rp96,45 triliyun atau masih diangkat 4 persen. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here