Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Palembang Bangun Kesadaran Hukum Pengedara Melalui Operasi Zebra

Bangun Kesadaran Hukum Pengedara Melalui Operasi Zebra

Tanggal : Pukul :
313
0
Direktur Lalulintas Polda Sumsel Kombes Pol Taslim Chairudin

Palembang, Detik Sumsel — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel mencatat sepanjang Januari hingga September 2018 ada 801 kasus Lakalantas di Sumsel dengan 584 orang meninggal dunia dalam kasus Lakalantas dan 217 orang luka luka.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami rata – rata yang meninggal dunia di usia produktif antara usia 17 sampai 60 tahun diangka 71 persen. Artinya yang meninggal dunia ini mereka masih menanggung keluarga yang usianya tidak produktif lagi,”ujar Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Taslim Chairudin usai apel gelar pasukan operasi Zebra Musi 2018 dihalaman Ditlantas Polda Sumsel Selasa (30/10).

Dengan angka ini, tentunya menjadi keprihatinan semua pihak agar Lakalantas yang menimbulkan korban jiwa bisa ditekan salah satunya melalui Operasi Zebra yang rutin digelar setiap tahun oleh Ditlantas Polda Sumsel.

“Dibandingkan tahun lalu angka kecelakaan ini cenderung menurun, tapi angka yang dicatat tahun ini masih menjadi keprihatinan kami karena Ditlantas menargetkan Zero Accident Lakalantas,”tambahnya.

Lanjutnya, karena ketahui tidak mungkin meniadakan kecelakaan lalu lintas, tetapi pihaknya akan terus membangun semangat bersama stake holder terkait akan membangun kesadaran masyarakat dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sumsel.

“Karena faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yang utama adalah faktor manusia meski ada faktor lain seperti jalan dan kendaraan tapi yang paling utama adalah manusia yang kurang disiplin dalam berkendara seperti memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, mendahului yang tidak aman serta melawan arus,”bebernya.

Oleh sebab itu, melalui penegakan hukum yang dilakukan Ditlantas diharapkan ada efek jera bagi pengguna jalan agar mentaati dan mengikuti peraturan dalam berkendara demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran di Jalan.

“Sebenarnya dalam menegakkan hukum yang dilakukan polisi tidak ada niatan untuk membuat susah masyarakat akan tetapi penegakan hukum yang dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berkendara yang tertib dan aman demi terciptanya Kamseltibcar berlalu lintas,”pungkasnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here