Iklan Detik Sumsel

Bakal Dihadapkan Soal Pilihan Ganda dan Uraian

0
77
Simulasi UN menggunakan gadget di SMKN 5.

Lipsus, Detik Sumsel- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah merilis kisi-kisi Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasonal (USBN) 2019 untuk SMP dan SMA.

Untuk Pos USBN dan UN ini sendiri, Badan Standar Nasinal Pendidikan (BNSP) telah menetapkan ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksaan USBN dan UN.

Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Bonny Syafrian mengatakan, penetapan POS tersebut dimuat dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSBP/XI/2018 untuk Pos USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XO/2018 untuk Pos UN.

“Untuk kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan tahun ini. Perbedaan ada pada proyeksi jumlah peserta dan jadwal ujian,” ujarnya.

Baca Juga :   Unsri Tambah Kuota Bidik Misi

Terkait dengan soal ujian, Bonny menambahkan untuk USBN ada soal Pilihan Ganda (PG) sebanyak 90 persen dan soal uraian sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari pusat sebanyak 20 hingga 25 persen.

“Sisanya, soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh musyawarah guru mata pelajaran dan organisasi terkait. Soal UN 100 persen disiapkan oleh Pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semua soal dalam bentuk pilihan ganda. Namun soal matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya terdiri atas pilihan ganda dan isian singkat.”Demikian juga soal yang berorientasi pada penalaran tingkat tinggi (HOTS) masih diterapkan dalam UN 2019,” terangnya.

Baca Juga :   Pengangguran Terpusat di Perkotaan

Sedangkan waktu pelaksanaan UN 2019 sendiri, sedikit bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret.”Pergeseran tersebut karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa moda pelaksanaan UN 2019 SMA/SMK/MA dan Paket C ditargetkan 100 persen Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Sedangkan untuk jenjang SMP ditargetken 85 persen UNBK. Sementara jenjang MTs serta Paket B ditargetkan 100 persen UNBK,” pungkasnya.(tet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here